"Membantu menegakkan hak dasar mereka untuk membela diri," ujarnya.
Sekutu juga melengkapi Ukraina dengan pasokan militer yang signifikan. Termasuk sistem anti-tank dan pertahanan udara, serta drone, yang terbukti sangat efektif, disamping bantuan keuangan dan kemanusiaan yang substansial.
"Hari ini, kami sepakat untuk berbuat lebih banyak, termasuk bantuan keamanan siber dan peralatan untuk membantu Ukraina melindungi dari ancaman biologi, kimia, radiologi, dan nuklir," kata Jens Stoltenberg.
Bantuan itu mencakup deteksi, perlindungan, dan suplai medis, serta pelatihan untuk dekontaminasi dan manajemen krisis.
Pihaknya bertekad untuk melakukan semua yang bisa mereka lakukan untuk mendukung Ukraina. "Dan saya menyambut baik tawaran nyata bantuan yang dibuat oleh Sekutu hari ini," katanya.
Pada saat yang sama, lanjut Jens Stoltenberg, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan konflik tidak meningkat lebih lanjut. Karena ini akan lebih berbahaya dan lebih menghancurkan.
"Sekutu setuju bahwa kami juga harus meningkatkan dukungan kami untuk mitra lain yang berisiko dari ancaman dan gangguan Rusia.
Termasuk Georgia, Bosnia dan Herzegovina. Bekerja sama, dan dengan Uni Eropa, kita harus membantu mereka menegakkan kedaulatan mereka dan memperkuat ketahanan mereka," tegasnya.
Baca Juga: Hari Ini, Gus Muhaimin Bertemu Dubes Ukraina: Kita Ingin Jembatan Perdamaian
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Alasan Program RT Berkelas Kota Malang Belum Bergulir
-
BRI KKB: Kredit Mobil dan EV Makin Mudah, Cukup Lewat BRImo dengan Cicilan Stabil
-
BRI Imlek Prosperity 2026: Strategi Finansial Baru Sambut Tahun Kuda Api
-
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Wisata Malang hingga Kota Batu Dipastikan Aman dan Nyaman
-
Mudik dan Liburan Lebaran Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI Ramadan