"Membantu menegakkan hak dasar mereka untuk membela diri," ujarnya.
Sekutu juga melengkapi Ukraina dengan pasokan militer yang signifikan. Termasuk sistem anti-tank dan pertahanan udara, serta drone, yang terbukti sangat efektif, disamping bantuan keuangan dan kemanusiaan yang substansial.
"Hari ini, kami sepakat untuk berbuat lebih banyak, termasuk bantuan keamanan siber dan peralatan untuk membantu Ukraina melindungi dari ancaman biologi, kimia, radiologi, dan nuklir," kata Jens Stoltenberg.
Bantuan itu mencakup deteksi, perlindungan, dan suplai medis, serta pelatihan untuk dekontaminasi dan manajemen krisis.
Pihaknya bertekad untuk melakukan semua yang bisa mereka lakukan untuk mendukung Ukraina. "Dan saya menyambut baik tawaran nyata bantuan yang dibuat oleh Sekutu hari ini," katanya.
Pada saat yang sama, lanjut Jens Stoltenberg, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan konflik tidak meningkat lebih lanjut. Karena ini akan lebih berbahaya dan lebih menghancurkan.
"Sekutu setuju bahwa kami juga harus meningkatkan dukungan kami untuk mitra lain yang berisiko dari ancaman dan gangguan Rusia.
Termasuk Georgia, Bosnia dan Herzegovina. Bekerja sama, dan dengan Uni Eropa, kita harus membantu mereka menegakkan kedaulatan mereka dan memperkuat ketahanan mereka," tegasnya.
Baca Juga: Hari Ini, Gus Muhaimin Bertemu Dubes Ukraina: Kita Ingin Jembatan Perdamaian
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi