SuaraMalang.id - Gula di beberapa daerah mulai langka. Kelangkaan tersebut terjadi contohnya di Gunungkidul dan juga Kota Bandung.
Namun kelangkaan tersebut tidak nampak di Kota Malang. Dari pantauan Suara.com, sejumlah pedagang di Pasar Besar Kota Malang masih terpampang gula yang sudah terbungkus plastik.
Salah satu pedagang sembako Pasar Besar Kota Malang Afi Rizkya (43) menjelaskan gula tidak mengalami kelangkaan di kiosnya.
"Endak kalau langka di beberapa pedagang lain ya masih aman juga," katanya saat ditemui, Senin (7/3/2022).
Meskipun tidak terjadi kelangkaan kata Afi, harga gula mengalami kenaikan sejak tiga hari lalu. Afi mengaku kulak satu sak gula sebesar 50 kilogram kini Rp 620 ribu yang sebelumnua Rp 610 ribu.
"Dan kalau saya jual ya ikut naik dari Rp 13 ribu kemarin itu sekarang Rp 15 ribu," ujar dia.
Dengan mengalami kenaikan harga ini, Afi tidak mengalami penurunan pembeli gula. Sebab, gula merupakan kebutuhan pokok.
"Ya masih banyak yang membeli karena kebutuhan pokok. Jadi otomatis meskipun naik masih banyak yang nyari," tutur dia.
Terpisah Kepala Diskopindag Kota Malang, M Sailendra mengatakan, kelangkaan memang tidak terjadi untuk stok gula di Kota Malang.
Baca Juga: Wali Kota Malang Sutiaji Putuskan PTM 100 Persen Pekan Depan
"Masih aman di Bulog. Kalau gula stoknya masih aman," ujarnya.
Saat disinggung berapa ton stok gula untuk Kota Malang, Sailendra mengaku tidak tahu pasti. "Itu di Bulog ya. Saya kurang tahu pasti. Tapi masih aman kok kalau gula," ujarnya.
Sementara itu, Sailendra mengatakan kenaikan harga gula di Kota Malang ini terjadi kemungkinan karena menjelang bulan Ramadhan. Kenaikan ini juga diikuti sejumlah komoditi lainnya.
"Semua komoditi mengalami (kenaikan) seperti itu mulai dari kemarin. Contohnya minyak goreng, kedelai," ujarnya.
"Ada kenaikan juga di harga LPG non subsidi. Semua mengalami kenaikan. Untuk gula di pasar mengalami kenaikan menjadi Rp 13.500 dan HET-nya itu 12.500," katanya menegaskan.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Wali Kota Malang Sutiaji Putuskan PTM 100 Persen Pekan Depan
-
Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 hingga Booster di Malang
-
Viral Aksi Pria Maling Kucing Terekam CCTV di Malang Bikin Geger Warga
-
Setelah Disiksa dengan Minyak Goreng Langka, Warga Semarang Kembali Dibuat Pusing: Harga Cabai, Telur, Gula Naik Semua
-
Beredar Kabar, Bus yang Hangus Terbakar di Tol Pandaan Akibat Penumpang Mengecas Powerbank, Polisi: Dalam Penyelidikan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC