Dalam peristiwa kebakaran itu, bus terbakar total. Dari keterangan Kasat PJR Polda Jawa Timur, Kompol Dwi Sumrahadi untungnya 48 penumpang beserta pengemudi selamat.
"Iya selamat semua nihil korban. Rombongan sebenarnya mau ke Malang gak tahu tujuannya apa," ujar dia dikonfirmasi Suara.com, Minggu (6/3/2022).
Dwi melanjutkan, penyebab kebakaran sendiri diduga akibat arus pendek aki bus tersebut. Sementara titik pusat api sendiri diduga berawal dari bagian belakang bus.
"Bus itu berjalan di jalur satu dengan kecepatan sedang dari Utara menuju ke selatan. Sesampainya di tempat kejadian kebakaran, tiba-tiba bagian belakang bus mengeluarkan percikan api terlihat terlihat dari kaca spion bagian depan," kata dia.
Sontak percikan api tersebut, langsung membuat para penumpang berteriak. Bus pun menepi ke bahu jalan.
"Dan penumpang beserta kru pengemudi langsung turun mengevakuasi diri," ujarnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026