SuaraMalang.id - Pelaku begal payudara Muhamad Rudi Irawan (22) mengaku telah beraksi lebih dari sekali di Kediri, Jawa Timur. Sedikitnya ada tiga orang korban pelecehan seksual oleh warga asal Desa Kuwik, Kecamatan Kunjang ini.
Sebelumnya diberitakan, telah terjadi begal payudara di Jalan Sawah Dusun Kasembon, Desa Dungus, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Senin (28/2/2022). Pelaku tertangkap usai terjatuh dari motor yang dikendarainnya untuk kabur.
“Dari keterangan pengakuan pelaku melakukan perbuatannya tiga kali. Jadi korbannya tidak satu ada tiga orang,” ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Kediri Ipda Yahya Ubaid, mengutip dari Beritajatim.com, Selasa (1/3/2022).
Pelaku begal payudara itu melakukan aksinya spontanitas. Bila pelaku ingin melampiaskan hasratnya langsung membuntuti sasaran korbannya.
Baca Juga: Viral Bidan Berjilbab Jadi Korban Begal Payudara, Pelaku Pepet Motor Lalu Beraksi
"Pelaku ini spontan melakukan aksinya. Jika ia kepingin ya langsung nyari sasaran," bebernya.
Pelaku dijerat dengan Pasal 289 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 9 tahun penjara.
Diberitakan sebelumnya, Muhamad Rudi Irawan (22) asal Desa Kuwik Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri diamuk massa usai ketahuan melakukan pelecehan seksual dengan memegang payudara seorang wanita, berinisial I (22), pada Minggu (28/2/2022).
Kejadian itu terjadi di Jalan Sawah Dusun Kasembon, Desa Dungus, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Korban pada saat korban pulang bekerja dari wilayah Kecamatan Pare. Korban yang saat itu mengendarai sepeda motor miliknya langsung dipepet oleh sepeda motor pelaku.
Saat jalan sepi pelaku langsung meremas payudara korban sebelah kanan selanjutnya pelaku tancap gas, kabur. Namun, korban tak terima atas perbuatan pelaku dan berusaha mengejar sambil berteriak begal.
Baca Juga: Korban Begal Payudara di Gang Cemara Pekan Baru Mengaku Trauma dan Takut Bertemu Orang
Sesampainya di Dusun Gelaran Desa Dungus teriakan korban mengundang perhatian warga sehingga warga turut melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
6 Kuliner Khas Kediri yang Wajib Dicicipi saat Libur Lebaran
-
Jangan Terjebak Macet, Ini Rute Mudik Alternatif ke Kediri dari Surabaya, Malang, Solo
-
Lepas Mudik Gratis, Kelakar Pramono Ingin Ikutan: Coba Kalau Saya Bisa Pulang ke Kediri
-
Jelang Puncak Panen, BULOG Kediri Realisasikan Penyerapan Gabah & Beras Petani Terbesar di Jatim
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno