SuaraMalang.id - Wali Kota Malang Sutiaji enggan mengomentari spanduk bertuliskan Malang Tolerant City Not Halal City yang terpasang pada pagar Balai Kota Malang hingga viral di media sosial.
"Nanti saja mas, biarkan dulu. Saya nanti akan bicara," kata Sutiaji melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (17/2/2022).
Diberitakan sebelumnya, beredar foto yang memotret spanduk disertai bendera Merah Putih dan bertuliskan Malang Tolerant City Not Halal City. Spanduk warna putih itu terpasang di pagar Balai Kota Malang, pagar DPRD Kota Malang dan pagar Alun-alun Tugu Malang.
Unggahan di media sosial Twitter itu bahkan sempat menjadi trending topic hingga menimbulkan perdebatan warganet.
Terpisah, Kasubag Humas Pemkot Malang, Donny Sandito mengatakan, dalam beberapa hari ini akan ada audiensi dengan kelompok yang memasang baliho tersebut.
"Ya nanti akan ada audiensi dengan beberapa orang itu. Pas itu pak wali (Sutiaji) akan berbicara," ujarnya.
Sementara itu, dari informasi yang terhimpun, munculnya spanduk itu diduga merespon ujaran Wali Kota Malang, Sutiaji tentang program Halal City. Beberapa masyarakat memprotes program wali kota yang ingin menjadikan Malang sebagai kota halal.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga: PDIP Kritik Wali Kota Malang Sutiaji Terkait Polemik Halal City
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi