SuaraMalang.id - Sebanyak 1.500 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Probolinggo, pada 17 Februari mendatang. Sejumlah 250 desa dijadwalkan melaksanakan pilkades.
Sebagai bentuk persiapan pengamanan, digelar apel pergeseran pasukan, pada Selasa (16/2/2022).
Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, apel pergeseran pasukan atau serpas ini dilaksanakan guna persiapan dan pengecekan personel serta sarana untuk pengamanan Pilkades serentak 2022.
Dalam arahnya, Ia meminta agar seluruh parsonel yang bertugas menjalankan tugasnya sungguh-sungguh.
"Apel yang digelar ini tidak lain untuk persiapan pengamanan dan pengecekan personel yang akan turun ke lapangan," ujarnya seperti diberitakan Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com.
Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Probolinggo ini kata Arsya, sebuah pesta demokrasi yang terbilang kolosal di masa pandemi Covid-19. Dengan demikian, diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan maksimal.
"Kami Polres Probolinggo, sangat berharap dan dukungan kepada masyarakat, untuk tertib dan menciptakan suasana kondusif dalam pelaksanaan Pilkades serentak tersebut," pinta Kapolres Arsya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok