SuaraMalang.id - Kemarin kasus kecelakaan tragi rombongan pengantin terjadi di Trenggalek Jawa Timur. Mobil pikap yang dinaiki warga ini tak kuat nanjak saat kondisi hujan deras.
Pikap kemudian mundur menabrak tebing dan terguling. Puluhan penumpangnya menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut. Ada yang luka ringan sampai luka berat patah tulang.
Kabar terbaru, sejumlah penumpang sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit dr Soedomo Kabupaten Trenggalek.
"Alhamdulillah sudah membaik. Semua sudah diperbolehkan pulang hari ini tadi," kata Humas Rumah Sakit dr Soedomo Trenggalek Sudjiono, Jumat (11/02/2022).
Perawatan luka-luka dan pemulihan kondisi para korban selanjutnya bisa dilakukan di rumah. Sedang untuk korban yang mengalami luka cukup parah serta mengalami patah tulang akan dilakukan terapi di rumah tinggal masing-masing serta rawat jalan ke puskesmas terdekat.
"Kami sudah memberikan obat sesuai sesuai resep dokter yang menangani," ujarnya menambahkan.
Dalam observasi yang dilakukan pihak rumah sakit, lanjut Sudjiono, delapan korban kecelakaan itu mengalami luka dengan berbagai tingkatan.
Terparah korban mengalami patah tulang, diduga tertimpa penumpang mobil rombongan kerabat pengantin nahas tersebut.
Sebelumnya, mobil jenis pikap terbuka nopol AG-8574-FB alami kecelakaan tunggal di wilayah Desa Ngadimulyo Kecamatan Pule.
Mobil yang ditumpangi 20 warga setempat itu terguling usai tak kuat menanjak di jalan yang licin setelah diguyur hujan. Dari total penumpang, delapan di antaranya harus menjalani perawatan medis.
"Kendaraan melaju dari arah selatan ke utara. Pada saat menanjak tidak kuat, kemudian bergerak mundur dan menabrak tebing lalu terguling ke kanan," kata Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Meita Anita Saputra.
"Kami mengimbau yang lebih intens kepada masyarakat dan pengemudi pikap untuk tidak mengangkut orang, karena sesuai Undang-undang lalu lintas bahwa kendaraan barang dilarang mengangkut orang. Apabila digunakan kami sanksi tegas," katanya menegaskan. ANTARA
Berita Terkait
-
Viral Sosok Pria yang Pernah Jual Genteng Rumah Ibunya Kembali Bikin Ulah, Tukang Jasa Angkut Jadi Korban
-
Puluhan Orang Luka Dalam Kecelakaan Pikap Angkut Rombongan Pengantin di Trenggalek, Polisi Selidiki Penyebabnya
-
Mobil Tak Kuat Nanjak, Rombongan Pengantin Naik Pikap Kecelakaan Di Trenggalek
-
Kecelakaan Pikap Rombongan Pengantin di Trenggalek, Puluhan Orang Luka Patah Tulang Akibat Tergencet
-
Jasad Sopir Pikap yang Jatuh ke Jurang di Sumut Ditemukan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi