SuaraMalang.id - Dua anak jalanan (Anjal) diamankan Satpol PP Kota Pasuruan. Keduanya sedang mengamen dan beraktifitas di jalanan bersama delapan kawannya saat penertiban itu dilakukan.
Menurut Kasatpol PP Kota Pasuruan, Nur Fadholi, anak jalanan di Pasuruan bisa dibilang bengal. Sudah diminta agar tidak beraktifitas di jalanan tapi masih saja membandel.
Termasuk kedua anjal tersebut. Mereka diamankan sebab membawa senjata tajam. Kedua anjal yang mengamen di jalanan itu ditangkap karena kerap mengganggu ketertiban dengan minum-minum keras dan berbuat mesum di tempat umum.
Mereka digaruk saat patroli rutin di depan Gereja Kusuma Bangsa, sebelah timur Alun-Alun Kota Pasuruan. Petugas Satpol PP ini bertindak setelah mendapat aduan dadi masyarakat.
"Berawal dari laporan bahwa lokasi itu sering dibuat minum-minum dan berbuat mesum saat malam. Waktu paginya petugas kami sedang patroli melihat ada 10 anak jalanan, dua cewek sedang tiduran di ruko kosong di depan gereja," kata Fadholi, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (26/01/2022).
Saat melihat petugas, delapan anjal langsung berlari dan berhasil kabur dari kejaran petugas satpol pp. Sementara itu, dua anjal lain bernama Candra (20) dan Santoso (29) langsung diamankan saat tengah asik tertidur.
Disamping dua anjal asal Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, petugas menemukan sebilah pisau dan sebuah celurit. Saat ini Satpol PP sedang melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian guna penyelesaiaan masalah.
"Keduanya kita bawa ke Mako Satpol PP. Karena bawa sajam akan kita koordinasikan ke polisi untuk ditindaklanjuti apakah perlu diproses hukum atau bisa diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.
Sementara itu, seorang anjal bernama Candra (20) berdalih jika pisau dan celurit yang ada disampingnya adalah milik anak jalanan lainnya. "Bukan punya saya, saya enggak tau tadi siapa yang bawa waktu kita ngumpul," ucapnya.
Senada, Anjal lain bernama Santoso (29) beralasan jika dia sadar konsekuensi hukum apabila tertangkap membawa senjata tajam. "Saya sudah punya anak sudah punya istri, buat apa bawa bawa senjata," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Update Kasus Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Ancam Mati Wartawan, Begini Penjelasan Polisi
-
Diduga Jadi 'Sarang' Mesum Pasangan Gay, Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bongkar Bilik Pemandian Air Panas
-
Vaksinasi Anak Jalanan di Kota Bandung Terkendala KTP dan NIK
-
Viral Video Percobaan Pembobolan Rumah Kosdi PasuruanTerekam CCTV
-
Antisipasi Persebaran Varian Omicron, Pemkab Pasuruan Kian Gencarkan Vaksinasi Massal
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan
-
Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu
-
Gema Tragedi Bekasi di Stasiun Malang: KA Jayabaya Terpaksa Parkir Demi Keselamatan