SuaraMalang.id - Dalam mengarungi Liga 3, Tim Persatuan Sepakbola Lombok Barat (Perslobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengontrak eks pelatih Arema FC dan Persik Kediri, Joko Susilo untuk menukangi klub tersebut.
Pelatih Perslobar NTB Joko Susilo mengatakan, dirinya akan menangani Tim Perselobar NTB mengarungi Liga 3 Nasional.
"Iya baru datang. Makanya nanti kita akan kumpul dengan seluruh manajeman untuk bersama-sama berdiskusi serta langkah apa yang akan diambil untuk memastikan tim Perslobar NTB bisa bersaing di Liga 3 Nasional,’’ ujarnya dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, Sabtu.
Menurutnya, pihaknya belum bisa memberikan pendapat lebih jauh terkait dengan tim Perslobar.
"Belum bisa komentar apa terkait tim Perslobar. Kita lihat besok saat latihan perdana," cetusnya.
Sementara itu, Ketua Perslobar Arbain Ishak mengatakan, pihaknya menyiapkan dari segi teknik, mental serta strategi untuk mengarungi Liga 3 Nasional.
"Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik untuk NTB dikancah nasional," jelasnya.
Terpisah Tim Manajeman Perslobar, Heri Widodo, mengatakan bahwa pelatih Joko Getuk sudah bisa memimpin latihan perdana Perslobar untuk persiapan Liga 3 putaran nasional.
"Alhamdulillah, pelatih Joko Getuk har ini sudah bisa bergabung untuk memperkuat taktik dan strategi dalam menghadapi Liga 3 Nasional. Bahkan, hari ini kita langsung melakukan evaluasi team dengan seluruh jajaran manajeman baik itu pelatih, pemain maupun tim manager," ungkapnya Heri.
Baca Juga: Hadiri Latihan Persikota Tangerang, Prilly Latuconsina Resmi Jadi Pemilik Tim Bayi Ajaib?
Menurutnya Heri, Coach Joko Susilo memiliki sertifikat AFC Professional, Diploma Coaching Certificate Course atau AFC Pro-Diploma. Itu merupakan sertifikasi lisensi kepelatihan tertinggi di Asia (AFC) sehingga harus diberdayakan maksimalkan.
Bukan hanya itu, dulu saat masih aktif sebagai pemain (striker), coch Joko biasa dipanggil Getuk pernah memperkuat Arema pada kompetisi Galatama musim 1992/1993 dan 1993/1994.
Lalu di Liga Indonesia musim 1994/1995. Kemudian di Liga Indonesia era 1998-2003. Selain itu, coach Getuk juga merupakan pelatih kepala tim Singo Edan pada putaran kedua Liga 1 2017 dan putaran pertama Liga 1 2018.
Selanjutnya, Joko Getuk juga pernah menjadi pelatih di Akademi Arema (2004-2008) yang membawa Arema Malang U-17 meraih titel juara nasional, Soeratin Cup U-17 tahun 2007.
"Mudah-mudahan dengan amunisi ini, kita berharap Perslobar ke depan bisa masuk Liga 2," harap Heri Widodo dengan penuh optimis.
Menurutnya, berbagai persiapan mulai dimaksimalkan untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Nasional ini.
Berita Terkait
-
Hadiri Latihan Persikota Tangerang, Prilly Latuconsina Resmi Jadi Pemilik Tim Bayi Ajaib?
-
Jadi Dirtek Akademi Arema FC, Joko Susilo Merasa Tertantang
-
Joko Susilo Didapuk Jadi Direktur Teknik Akademi Arema
-
Viral! Liga 3 Jawa Barat Pakai VAR, Liga 1 Kalah
-
Ambisi Totti dan Vieri Bersama PCB Persipasi Musim Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor
-
Gunung Semeru Erupsi Malam Hari, Letusan Capai 1.000 Meter dan Lava Pijar Mengalir
-
4.000 Personel Gabungan Siaga Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Ini Alasannya
-
Ketel Uap Pabrik Tahu Meledak di Malang, Seorang Pekerja Tewas
-
BRI Peduli Prioritaskan Korban Terparah dalam Penyaluran Bantuan Bencana Cisarua