SuaraMalang.id - Seorang siswa MIN 1 Kota Malang terkonfirmasi positif Covid-19. Penularan berawal dari klaster keluarga dari siswa bersangkutan.
Kepala MIN 1 Kota Malang, Suyanto mengatakan, penularan virus corona itu berawal dari ayah siswa kelas 3B.
"Ini (MIN 1 Kota Malang) kluster keluarga. Suami, istri, dan dua anak. Satu anak merupakan siswa kami kelas 3B, adiknya siswa BA Restu (TK). Terpapar karena ayahnya kerja di luar Malang, lalu pulang ke rumah mengalami gejala. Ternyata hasil tesnya positif Covid-19,” ujar Suyanto, mengutip dari Beritajatim.com, Kamis (20/1/2022).
Sekolah, lanjut dia, mengambil langkah preventif (pencegahan) dengan menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk sementara waktu. Kemudian menggelar swab test atau tes usap secara massal, khususnya kontak erat di kelas 3B dan para guru.
"Kemudian dilakukan tracing dan swab untuk siswa kelas 3B dan guru yang mengajar. Jumlah siswanya total 28. Bagi siswa yang terpapar Covid-19, saat ini dilakukan isolasi mandiri dan fokus penyembuhan. Kalau hasil swab antigen tidak ditemukan reaktif dari guru dan siswa, setelah dua minggu kita akan mulai pembelajaran tatap muka lagi,”
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengatakan, jika hasil swab test massal tersebut ada temuan terindikasi positif Covid-19, maka disarankan isolasi mandiri di rumah karena masih anak-anak.
"Jika hasil swab nya ada yang reaktif, maka tindaklanjutnya bisa isoman di rumah karena mereka masih anak-anak. Kalau dipisahkan dengan keluarga maka bisa stress dan menurunkan imun. Tetapi isoman ini dengan syarat anak yang bersangkutan dibatasi mobilitasnya serta dilakukan pendampingan orang tua," kata Husnul.
Sementara itu, salah seorang wali murid MAN 1 Malang, Shandy mengaku jika awalnya terkejut ada salah seorang siswa yang terpapar Covid-19. Namun ia menyambut baik upaya sekolah yang langsung melakukan swab massal. Ia mengungkapkan, awalnya mengetahui ada siswa positif Covid dari grup komuniksi wali murid. Di grup itu, orang tua yang anaknya positif terbuka dan memberikan informasi pada seluruh wali murid.
"Awalnya kaget, tetapi ini demi kebaikan bersama supaya virusnya tidak menyebar. Sehingga kami aktif untuk datang ke sekolah melaksanakan swab, semoga hasilnya negatif. Saya tahu di grup, wali murid saling memberi semangat supaya sehat," tandasnya.
Baca Juga: Belasan Siswa dan Guru MAN 2 Kota Malang Terkonfirmasi Positif COVID-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas