SuaraMalang.id - Kecelakaan tragis terjadi di Situbondo Jawa Timur. Seorang pria bernama Yon Mulyono (42) warga Beringin, Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, meninggal dunia.
Yon diduga menjadi korban tabrak lari. Sampai sekarang pelaku penabrakan masih dicari. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Desa Jangkar, Situbondo. Yon sendiri tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (20/12/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah kecelakaan korban dilarikan RSU Asembagus dan mendapatkan perawatan intensif. Namun nayawanya tak tertolong.
Untuk kronologisnya sendiri, saat itu Yon mengendarai sepeda motor P 5675 FB melaju dari arah Utara menuju Selatan. Sesampai di lokasi kejadian, dirinya hendak belok kanan atau ke arah barat.
Di saat bersamaan, dari arah sama (belakang), melaju sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya. Karena jarak terlalu dekat, kecelakaan tak dapat dihindarkan. Tidak berhenti di situ, setelah menabrak, pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya itu langsung tancap gas dan melarikan diri
Mengetahui peristiwa tersebut, warga sekitar langsung melaporkan ke Mapolsek Jangkar dan diteruskan ke Unit Laka Lantas Polres Situbondo. Hal ini seperti disampaikan Ipda Kadek Yasa, Kanit Laka Lantas Polres Situbondo.
"Setelah menerima laporan tersebut, dengan dibantu warga petugas langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit dengan menggunakan ambulan puskesmas setempat," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Sabtu malam, (25/12/2021).
Selain mengevakuasi korban, lanjut Kadek Yasa, anggota juga meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Akibat peristiwa tersebut, korban pengendara sepeda motor bernama Yon Mulyono, meninggal dunia di rumah sakit.
"Korban meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB, setelah sebelumnya mendapat perawatan medis di rumah sakit Asembagus. Terdapat beberapa luka pada sebagian tubuhnya, diantaranya, luka di robek pada dahi sebelah kanan, luka pada lutut, kaki kanan dan pada punggungnya. Jenasah korban sudah dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan," ujarnya.
Baca Juga: Sejarah Taman Nasional Baluran Situbondo, Pesona Alam bak Berada di Afrika
Guna proses penyelidikan lebih lanjut, sambung Kadek, barang bukti sepeda motor korban sudah diamankan di pos unit lakalantas Polres Situbondo.
"Untuk mengetahui secara pasti peristiwa tabrak lari tersebut, hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Sejarah Taman Nasional Baluran Situbondo, Pesona Alam bak Berada di Afrika
-
Seorang Balita Selamat Dalam Kecelakaan Maut di Sampang Madura, Satu Tewas
-
Kecelakaan Pemotor di Bintaro Tangsel, Dua Orang Alami Patah Tangan
-
Siswa SD di Situbondo Belajar di Kelas Rusak
-
Pelajar SMA di Situbondo Dilaporkan Telah Rudapaksa Bocah SD
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi