SuaraMalang.id - Sebuah video yang memperlihatkan beberapa kucing yang berada di tempat wisata di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi sorotan warganet. Bagaimana tidak, kucing-kucing tersebut tampak tidak terawat.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @kucingclow.
"Seharusnya Objek Wisata lebih memperhatikan kondisi Kesehata Kucing Agar lebih baik lagi," tulis keterangan dalam video tersebut.
Dalam video tampak suasana tempat wisata yang dipenuhi bunga hias. Perekam kemudian berjalan melewati bunga-bunga tersebut dan berhenti di sebuah kandang yang cukup besar.
Ternyata, kandang tersebut berisi beberapa ekor kucing. Namun, kondisi kucing-kucing tersebut tampak memprihatinkan.
Kandang tersebut terbuat dari kayu dan kawat. Di dalamnya terdapat partisi-partisi yang terbuat dari kayu untuk kucing-kucing tersebut tidur dan bermain. Sementara lantainya hanya berupa lantai plester yang basah karena terkena hujan.
Salah seekor kucing berwarna putih tampak takut ketika perekam mendekatinya. Kemudian, kucing lainnya mendekati perekam. Kucing berwarna oranye tersebut tampak kurus dan lusuh. Bahkan badannya juga tampak seperti habis terkena air. Di kepalanya juga terdapat luka.
Sementara litter box atau tempat pasir kucing juga tampak tidak terurus. Terdapat air di dalamnya. Padahal, litter box untuk kucing harus dibersihkan secara berkala agar kucing tidak terkena penyakit.
Dalam keterangan, diketahui kucing-kucing tersebut berada di Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Jawa Timur.
Baca Juga: Resmikan Safety Riding Lab Astra Honda di Malang, Karya Yayasan AHM Ada di 4 Sekolah
Unggahan tersebut pun mengundang beragam reaksi dari warganet.
"yaampun, itusih panas kepanasan, hujan kehujanan..gada tempat neduhnya," ujar ulvi***
"buset, pasir kucing ampe basah geto, trus kebuka geto kadangnya kan kena tempias hujan, kucing ga terlalu tahan kena tempias hujan," kat Wawa***
"yaallah kasian bgt," ucap tama***
"wisat macam apa ini,, wisata pembunuhan secara perlahan pda hewan?," ujar Ayu***
"dari segi tempatny gak keurus. apalagi kalo dibawa ke drh untuk vaksin/sakit/check up gada harapan disana si mpuss ny, kasian aku liatnya," kata Cindy***
Berita Terkait
-
Resmikan Safety Riding Lab Astra Honda di Malang, Karya Yayasan AHM Ada di 4 Sekolah
-
Nyesek! Ingin Nikmati Bakso, Malah Alami Hal Tak Terduga
-
Urung Buat Jembatan Bailey, Pemerintah Kaji Jembatan Sementara Penghubung Lumajang-Malang
-
Beredar Video Diduga Akun IG Ibu Randy Pacar Novia Widyasari, Langsung Diserbu Warganet
-
Kondisi Terkini Jembatan Besuk Kobokan Penghubung Lumajang-Malang Pasca Erupsi Semeru
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos