SuaraMalang.id - Tensi panas hubungan antara China-Taiwan belum juga mereda. Apalagi setelah Taiwan mendapat sokongan dari Amerika Serikat.
Terbaru, kapal perang Amerika Serikat nampak mulai bergerak di Selat Taiwan, Selasa (23/11/2021). Hal ini terus dipantau oleh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).
Juru Bicara Komando Armada Timur PLA Kolonel Shi Yi, mengatakan kalau Kapal perusak peluru kendali USS Milius terpantau berlayar melintasi Selat Taiwan.
Kondisi itu membuat Komando Armada Timur PLA mengerahkan pasukan Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk memantau dan membuntutinya dengan kewaspadaan tinggi.
Shi Yi menganggap tindakan militer AS sangat berisiko dan mengganggu keamanan di kawasan. Pasukannya, kata dia, akan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi segala ancaman dan provokasi.
Dengan mengutip citra satelit, lembaga strategis China yang berbasis di Beijing, SCSPI, menyatakan kapal fregat China tipe 054A terus membuntuti USS Milius yang berlayar di Selat Taiwan dari selatan ke utara.
Otoritas Taiwan sendiri juga merilis enam pesawat tempur PLA yang terdiri dari empat unit J-11 dan dua unit Su-30 terbang di atas wilayahnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian mendesak AS memperbaiki kesalahannya dan tidak melintasi wilayah lain dengan membawa senjata.
USS Milius merupakan kapal perang AS yang ke-11 yang transit di Taiwan sepanjang 2021 dan pertama sejak pertemuan virtual kedua kepala negara pada pekan lalu.
Baca Juga: Menaker Lepas Pemberangkatan PMI ke Taiwan
Dalam pertemuan virtual dengan Presiden China Xi Jinping itu, Presiden AS Joe Biden menegaskan bahwa pemerintahannya tetap memegang prinsip Satu China dan tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan. ANTARA
Berita Terkait
-
Menaker Lepas Pemberangkatan PMI ke Taiwan
-
Hubungan Dengan China Memanas, Taiwan Resmikan Skuadron Jet Tempur F-16V
-
Pasar Besar! UKM Indonesia Ekspor Ikan Kering Pertama Kali ke Taiwan
-
Nyuci di Hotel Bali, Pebulu Tangkis Taiwan Rendam Baju Pakai Sabun Cuci Piring
-
Tingkah Pebulu Tangkis Taiwan Mencuci Baju di Bali, Bikin Ngakak
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRIvolution Reignite Jadi Semangat BRI Sambut Usia ke-131
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir