SuaraMalang.id - Tempat wisata dan taman-taman di Kota Malang bakal ditutup kembali. Hal ini merujuk kebijakan Pemerintah pusat untuk menaikan level PPKM seluruh wilayah Indonesia menjadi level 3 saat perayaan natal dan tahun baru 2022.
Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan tempat wisata dan taman akan ditutup saat pemerintah pusat menerapkan level 3 PPKM.
"Kita bukan kembali ke level 3. Ini dalam rangka menghindari gejolak yang luar biasa di Nataru. Sebenarnya di level 3 itu perbedaanya wisata masih tutup," kata dia.
Meskipun tempat wisata tutup, Sutiaji tetap memperbolehkan wisatawan berkunjung ke Kota Malang saat perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru nantinya
"Tetap boleh. Tempat-tempat wisata taman tutup lagi. Kan level 3 jadi gak buka," ujarnya.
Sutiaji pun mengatakan Nataru ini masyarakat harus tetap menjaga kewaspadaan.
Kasus Covid-19 bisa saja merangkak naik saat peraturan dilonggarkan. Hal ini berkaca pada tahun 2020 lalu yang menurut Sutiaji menjadi salah sayu penyebab lonjakan kasus Covid-19 terjadi.
"Saya gini kita belum aman-aman benar, walaupun kasus aktifnya Kota Malang 8 tapi di Jatim kan level 2 tapi belom aman. Dikhawatirkan ada lonjakan Covid-19 seperti 2020 kemarin. Dulu karena kasus berangkat dari nataru dan lebaran," tutup dia.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga: Pemprov DKI Dukung Penerapan PPKM Level 3 Saat Libur Natal-Tahun Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO