"Ini saya kira semakin menyadarkan saudara-saudara kita yang berada di DAS Brantas bahwa ini bahaya. Namanya sungai besar itu, menurut para ahli, dari kisaran sekian tahun pasi ada banjir, salah satunya yang terjadi sekarang," tuturnya.
Oleh karena itu, ia pun kembali menginisiasi untuk membuat rusun yang nantinya tak jauh dari tempat tinggal masyarakat yang berada di sempadan sungai.
Akan tetapi, ranah tersebut pun memang dirasa masih cukup jauh dari realisasi. Hal itu dikarenakan memang membutuhkan biaya yang cukup besar dan harus direncanakan dengan matang agar fungsi tersebut bisa maksimal.
"Belum bicara ke arah sana (relokasi). Sudah ada rencana, tapi kita carikan relokasinya itu yang ada dan tidak jauh dari asalnya. Artinya ini akan membuat mereka semakin aman," bebernya.
Untuk perbaikan sementara, ia tak bisa berharap lebih. Sebab, untuk penggunaan APBD saat ini, hal itu dirasa tak mungkin. Oleh karena itu, pihaknya tengah mencari solusi-solusi lain guna meminimalisir dampak.
"Perbaikan masih kita lihat ya. Rumah-rumah rusak ya tadi kalau di sempadan sungai, pembicaraan di APBD gak bisa. Nanti kita carikan solusi ya," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji.
Berita Terkait
-
Polisi Bantu Urus Dokumen Kendaraan Warga Korban Banjir Malang yang Hanyut, Ini Caranya..
-
Rekomendasi Kafe di Malang, Tawarkan Suasana Unik dan Tak Terlupakan
-
Rawan Banjir Bandang, Wali Kota Malang Berharap Warga di Bantaran Sungai Brantas Pindah
-
Info Vaksin Malang November 2021, Ada Pfizer Dosis Pertama
-
Vaksinasi Jadi Syarat Wisata ke Pantai Balekambang Malang
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial
-
Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Resmi Dibuka 26 September, 3.700 Pendaki Prioritas Reschedule
-
Ekstra 27.000 GarudaMiles, Keuntungan Perjalanan untuk Nasabah BRI Prioritas