SuaraMalang.id - Video viral pria eksibisionis yang kembali menggemparkan masyarakat Banyuwangi menjadi perhatian serius polisi.
Kepolisian setempat merespon cepat video viral itu. Ini wajar mengingat dalam sebulan ini sudah dua kali serupa terjadi.
Seperti dijelaskan Kabag Humas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan video viral tak senonoh tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan terkait video viral tersebut. Apakah benar terjadi di Banyuwangi," kata Lita singkat, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Sabtu (30/10/2021) malam.
Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah video diduga pria eksibisionis itu diunggah ke media sosial oleh salah satu warga. Pria itu nampak onani memainkan alat kelaminnya di atas motor.
Aksi pria ini viral di sebuah sosial media Instagram. Video berdurasi 15 detik itu, pelaku duduk diatas sepeda motor warna putih sambil memegang area kelaminnya.
Video ini diunggah akun Instagram @Beritatentangbanyuwangi. Dalam keterangan di akun tersebut, aksi tak senonoh itu terjadi di pinggir jalan di depan salah satu toko di Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.
"Terjadi lagi, seorang pria tidak dikenal mengeluarkan alat kelaminnya di sebuah toko daerah pasar Srono, arah Muncar yang membuat karyawan toko itu panik," tulis caption di unggahan video tersebut.
Pada video yang viral ini, aksi pria diduga onani di atas motor tersebut terjadi pada malam hari. Aksi pria ini direkam oleh seorang wanita yang berada di dalam toko.
Baca Juga: Gempar Lagi Video Eksibisionis di Banyuwangi, Perekamnya Cewek: Ih Wedi Aku..
"Ihh wedi aku (read: takut aku). Hayo koen tak video koen, bar no koen (ayo saya video kamu). Tak video koen tak video, Ngaliho koen. (Saya videokan kamu, pergi kamu)," kata perempuan yang ngerekam aksi pria tersebut, sembari mengusir.
Sejak diupload beberapa jam lalu, video 15 detik ini dibanjiri komentar para netizen.
"Opo faedah e seh, coli o ng omah ae kan yo lebih aman. (Apa faedahnya sih, onani aja di rumah kan lebih aman)," tulis akun @yunai_92 sembari memasang emoticon menepuk jidat.
"Kok marak ya, akhir-akhir ini kejadian kek gini?? Apa mungkin ini salah satu amalan ilmu hitam??? Pesugihan ato ilmu kebal misalnya," timpal akun @arismaya_lusiana.
Kemudian salah satu netizen mengaku bila dirinya juga pernah menjadi korban aksi tak senonoh tersebut.
"Waktu kerja di milkshake Srono, juga pernah pagi² ada orang kyk gitu. Malah kayak disengaja banget didepan cafe waktu saya bersih² mau buka," lanjut akun @ putrialhamda_.
Berita Terkait
-
Gempar Lagi Video Eksibisionis di Banyuwangi, Perekamnya Cewek: Ih Wedi Aku..
-
Pasangan Suami Istri Ini Kompak Curi Baju di Sebuah Butik, Aksi Si Wanita Bikin Elus Dada
-
Gak Ada Akhlak, Pengendara Motor Onani di Pasar, Begini Reaksi Warganet
-
Viral Aksi Pemotor Onani di Pasar Srono Banyuwangi
-
Buat Para Kades, Dewan Pers Minta Tak Usah Takut Pada Wartawan Abal-abal
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gunung Semeru Erupsi 4 Kali, Status Siaga dan Ancaman Awan Panas Mengintai!
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya