SuaraMalang.id - Kasus Covid-19 di sejumlah daerah di Jawa Timur ( Jatim ) sudah mulai menurun, terutama untuk angka kasus kematian akibat virus asal Wuhan China ini.
Informasi ini sebelumnya juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lewat akun Instagramnya @khofifah.ip. Menurut gubernur, angka kasus terbaru telah mengalami penurunan.
"Alhamdulillah, dua hari terahir tercatat angka kematian covid-19 di Jawa Timur menunjukkan angka terendah selama pandemi. Tanggal 8 Oktober tercatat 7 kasus dengan 33 kab/ kot *nol* kematian dan tanggal 9 Oktober tercatat 8 kasus dengan 30 kab/ kot *nol* kematian covid-19," tulis akun Khofifah, Minggu (10/10/2021).
Sementara itu, berdasarkan data Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, per Jumat (8/10/2021), jumlah penambahan kematian di Jatim mencapai angka terendah selama pandemi yaitu sebanyak 7 kasus. Sementara pada Sabtu (9/10/2021) tercatat 8 kasus.
Total penambahan tersebut berasal dari Kota Batu, Kota Surabaya, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Nganjuk. Masing-masing kabupaten dan kota tersebut terdapat sebanyak 1 kasus kematian.
Sedangkan untuk 30 kabupaten atau kota lainnya di Jatim tercatat sebanyak 0 kasus kematian Covid-19. Artinya sudah 78,95 persen daerah di Jatim terdapat 0 (nol) kasus kematian hari ini.
Atas capaian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas kerja keras, sinergi, doa serta kolaborasi dari tenaga kesehatan, pemkab atau pemkot dan Forkopimda se-Jatim, serta seluruh elemen strategis masyarakat.
"Terima kasih atas kerja keras dari para nakes, bupati/wali kota, forkopimda, dan semua pihak. Dalam dua hari terahir Jumat dan Sabtu tanggal 8 dan 9 Oktober 2021, jumlah penambahan kematian di Jatim mencapai 7 dan 8 kasus," ujarnya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Minggu (10/10/2021).
Sebelumnya, kata dia, jumlah penambahan kasus kematian terendah 10-15 orang. Alhamdulillah, dua hari ini tercatat di bawah 10 kasus dan merupakan kasus dengan jumlah penambahan kematian terendah selama pandemi," tuturnya.
Baca Juga: Kunjungan Lapas di Jatim Wajib Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi
"Alhamdulillah, 30 kabupaten/kota di Jatim tercatat 0 (nol) penambahan kasus kematian. Artinya ada sebanyak 78,95% daerah di Jatim yang tidak ada penambahan kasus kematian karena Covid-19 ," imbuh Khofifah.
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menjelaskan, terdapat beberapa hal yang membuat bertambah rendahnya kematian di Jatim. Yaitu adanya kemampuan respon yang adequate.
Respons ini dibagi tiga yaitu kapasitas tracing yang cukup, ditunjang jumlah testing yang memadai mencapai 170 ribu per minggu, serta positivity rate yang rendah mencapai 0,49 persen / minggu.
"Dampaknya kasus-kasus terkonfirmasi positif bisa ditemukan lebih awal, sehingga isolasi bisa cepat dilakukan, dan kemungkinan kasus-kasus menyebar pada orang berisiko tinggi bisa dihambat. Dengan demikian kematian bisa ditekan," papar Mantan Mensos RI.
Selanjutnya, jelas Khofifah tracing yang tinggi di Jatim sudah diangka 22,52 rasio kontak erat/kasus konfirmasi membuat kasus-kasus terkonfirmasi bisa direm, supaya tidak menulari kepada mereka yang berisiko tinggi atau komorbid. Sehingga mereka tidak tertular Covid-19 dengan gejala berat.
Selain itu, lanjut Khofifah, BOR RS yang cukup rendah bahkan menurut RS On line Kemenkes RI per tanggal 9 Oktober 2021 menunjukkan BOR ICU Covid-19 komulatif Jawa Timur tercatat 7 persen, Isolasi 4 persen dan RS. Darurat Covid-19 tercatat 2 persen.
Berita Terkait
-
Kunjungan Lapas di Jatim Wajib Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi
-
Suasana Partai Final Bulu Tangkis PON XX Papua, Jakarta VS Jawa Barat dan Jawa Timur
-
Hadapi Jatim di Final Bulutangkis Beregu Putri, DKI Fokus Sektor Tunggal
-
Wali Kota Malang Sutiaji Diperiksa Polda Jatim
-
Lilin Dukungan untuk Polda Jatim Usut Tuntas Kasus Wali Kota Malang Diduga Melanggar PPKM
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional
-
Persiapkan Masa Pensiun, BRI Hadirkan Kemudahan Buka DPLK lewat BRImo