SuaraMalang.id - Menjaga pola makan dengan teratur bisa menjadi salah satu cara bagus bagi pada penderita maag. Sebab bila dibiarkan terus menerus, maag bisa menyebabkan penderitanya terkena GERD.
Ada sebuah penelitian, sarapan yang bagus adalah sebelum jam sembilan pagi. Yang tak kalah penting, makan di jam tersebut akan menghindarkan seseorang dari berbagai penyakit. Sementara makan di atas jam tersebut tidak dikategorikan sebagai sarapan.
Bagi kalian yang menderita sakit maag ada jenis sarapan khusus yang bisa dilakukan agar rasa sakitnya tidak kambuh kembali. Berikut ini contoh makanannya seperti dikutip dari berbagai sumber:
Wedang Jahe
Baca Juga: Yakin Sedang Sehat? Ketahui Kondisimu dari Warna Feses!
Jahe memang salah satu olahan obat alternatif bagi beragam jenis penyakit, termasuk maag. Jahe yang mengandung gingerol dipercaya baik untuk metabolisme tubuh dan peredaran darah. Caranya hampir sama dengan lemon hangat, namun jahe yang sudah dikupas dan dicuci bersih dapat dicampurkan dengan teh hangat. Untuk hasil lebih baik, dianjurkan untuk tidak menambahkan gula.
Gandum
Gandum berfungsi melemaskan bagian bawah pada esophagus yang merupakan saluran pencernaan sebelum lambung. Hal ini bertujuan agar saluran penghubung esophagus dapat tertutup sempurna hingga mencegah cairan lambung naik ke atas atau gerd.
Jeruk Nipis
Siapa menyangka bahwa jeruk lemon memiliki kandungan yang baik untuk penderita maag, jika dibandingkan dengan buah sejenisnya, seperti buah jeruk dan jeruk nipis. Lemon dipercaya dapat mengatasi asam lambung atau penyakit maag. Cara mengkonsumsinya ialah dengan cara mencampurkan perasan lemon yang tidak perlu terlalu banyak ke dalam air hangat. Lemon hangat ini dianjurkan untuk diminum ketika perut dalam kondisi masih kosong.
Baca Juga: Dokter Zaidul Akbar Ungkap Manfaat Air Tajin untuk Redakan Dispepsia Akibat Sakit Maag
Buah nanas, pepaya, dan pisang
Buah-buahan memang dianggap bagus bagi kesehatan tubuh karena kandungan baik di dalamnya. Namun, tidak semua buah cocok dikonsumsi bagi penderita sakit maag. Beberapa buah yang disarankan untuk menghindari kambuhnya maag, ialah dengan mengonsumsi buah nanas dan pepaya. Kandungan enzim bromelin pada nanas dan enzim papain pada pepaya sangat cocok untuk mencegah timbulnya maag.
Tidak hanya nanas dan pepaya, buah pisang juga sangat baik dikonsumsi. Menurut penelitian, mengkonsumsi buah pisang yang sudah matang dapat membantu melapisi bagian esophagus yang rusak. Namun, jenis pisang kepok dan pisang ambon tidak dianjurkan bagi penderita maag.
Berita Terkait
-
Hipertensi sampai Kolesterol, Waspadai 6 Penyakit yang Rentan Terjadi saat Lebaran
-
7 Menu Sahur untuk Penderita Asam Lambung Selama Puasa Ramadhan
-
Awas! 3 Minuman Ini Picu Penyakit Maag Makin Parah
-
Sakit Maag Hilang dengan Air Tajin? Ini Penjelasan dr. Zaidul Akbar
-
Manfaat dari Kunyit, Si Kuning yang Ampuh Cegah Maag hingga Kanker
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno