SuaraMalang.id - Sindikat pembuat BBM palsu di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur digulung polisi. Ada tiga orang pelaku yang diamankan terkait pembuatan BBM palsu jenis premium tersebut.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo melalui Kasubsipenmas Humas Polres Lumajang, Aipda Ari Wibowo mengatakan, terungkapkanya kasus ini berawal dari kecurigaan tentang produksi dan peredaran BBM palsu jenis premium. Polisi kemudian melakukan penggerebekan di kawasan Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir.
"Hasil penyelidikan Tim Resmob membuahkan hasil dan melakukan penangkapan pada hari Jumat siang waktu itu, sekitar pukul 12.00 WIB," kata Ari Wibowo mengutip dari Suarajatimpost.com jaringan Suara.com, Selasa (21/9/2021).
Tiga pelaku yang diringkus, yakni inisial DH (36) asal Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Lumajang, MY (27) warga Desa Pohsangit, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan YDA (20) warga asal Desa Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.
"Tiga pelaku tersebut ditangkap secara bersamaan di rumah DH pada saat melakukan pengoplosan dan pengiriman bahan mentah," jelasnya.
Ia menambahkan, ketiga pelaku memiliki tugas dan peran masing-masing.
DH sebagai pengoplos bahan bahan baku dengan pewarna khusus sehingga menyerupai BBM jenis premium. DH juga mengakui bahwa bahan baku didapat dari seseorang di Kota Probolinggo dengan harga Rp 1.650.000 per drum isi 200 liter.
Sedangkan pewarna yang digunakan sebagai campuran dibeli oleh DH dari toko online seharga Rp 129.000 per botol.
"Sedangkan dua pelaku lainnya yaitu MY dan YDA adalah pelaku yang berperan sebagai kurir pengantar bahan mentah (baku) kepada DH," tambahnya.
Baca Juga: Meski Gunakan Program Dilengkapi AI, BBM Oktan Rendah Bisa Sebabkan Gejala Knocking
Ari juga menjelaskan menurut keterangan DH, bahwa BBM palsu tersebut dibuat dengan cara mencampur atau mengoplos dengan komposisi 200 liter minyak mentah dicampur minyak pertalite sebanyak 35 liter dan ditambah 1 sendok makan pewarna.
Selanjutnya minyak palsu yang menyerupai BBM Jenis premium tersebut sedianya akan dipasarkan kepada masyarakat dengan kisaran harga Rp 280.000 per 35 liter.
"Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya berupa 10 drum minyak mentah, 1 botol pewarna coloursea, selang warna hijau dengan panjang 3 meter, 1 botol bensin/premium hasil oplosan, 1 unit pick up grandmax Nopol : N-8581-NI dari tangan ketiga pelaku tersebut," imbuh Ari.
Menurut Ari, perbuatan ketiga pelaku membuat tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah bisa berdampak kerusakan mesin kendaraan. Perbuatan para pelaku ini sangat merugikan negara dan masyarakat.
Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 54 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancaman hukumannya penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Di Tengah Riuh Karnaval di Malang, 2 Pemuda Gasak Motor Pengunjung
-
4 Jabatan Penting di Pemkot Malang Kosong, Begini Penjelasan Wali Kota
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern