SuaraMalang.id - Anggota DPRD Banyuwangi berinisial SA diperiksa polisi buntut gelar hajatan saat PPKM, Sabtu (24/7/2021) lalu. Anggota Fraksi PPP itu kekeuh gelar resepsi pernikahan anak meski sempat diperingatkan satgas setempat.
Terungkapnya resepsi pernikahan di kawasan Kecamatan Kalibaru itu bermula dari viral video di platform percakapan dan media sosial lainnya. Padahal satgas setempat telah bersepakat dengan oknum legislator itu supaya menggelar akad nikah saja. Sedangkan resepsi diminta ditunda hingga PPKM rampung.
"Dia Ngengkel (kekeuh) akad nikah mau dilaksanakan, ternyata walimatul ursy dilaksanakan hari Sabtu. Akad nikah hari Jumat," kata Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabar dikutip dari jatimnet.com -- jejaring suara.com, Minggu (25/7/2021).
Ia melanjutkan, kasus itu kini ditangani Polres Banyuwangi lantaran disinyalir melanggar protokol kesehatan (prokes) dan ketentuan PPKM. Sejumlah pihak terkait juga dimintai keterangan. Terutama Satgas Covid-19 Kecamatan Kalibaru, mulai Kapolsek Kalibaru, Danramil Kalibaru dan Camat Kalibaru sedang diperiksa penyidik.
"Saya lagi di polres, lagi dibackup pidum, saya dimintai keterangan sama Pak Camat, Danramil. Iya diperiksa Polres sekarang ini," sambungnya.
AKP Abdul Jabar menyayangkan sikap SA yang memaksakan gelar hajatan. Padahal kondisi sedang memprihatikan akibat lonjakan kasus penyebaran Covid-19.
Perlu diketahui, berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tercantum bahwa Banyuwangi masuk zona PPKM Level 3. Pada poin ketiga dijelaskan bahwa resepsi pernikahan di wilayah PPKM Level 3 dan 4 dilarang, tanpa keterangan pengecualian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan