SuaraMalang.id - Salah satu hakim yang menangani kasus tes swab Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor meninggal dunia karena positif Covid-19. Namanya Hakim Suryaman.
Dalam kasus itu, Suryaman merupakan salah satu hakim yang memvonis 4 tahun penjara bagi Rizieq. Vonis itu tentu membuat geram para pendukungnya.
Belakangan, meninggalnya Suryaman ini 'digoreng' sedemikian rupa oleh pendukung Rizieq Shihab, salah satunya Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Profesor Muesni Umar.
Moesni Umar, dalam persidangan kasus tes swab RS UMMI Habib Rizieq merupakan saksi ahli meringankan untuk Rizieq. Sepeninggal Suryaman, Moesni menulis cuitan begini.
"Hakim Suryaman SH yg vonis 4 thn penjara HRS meninggal. Sebagai saksi ahli kasus HRS RS Ummi, sy berhrp ybs sdh tobat. Hanya blm minta maaf ke HRS krn HRS dipenjara. Pengadilan akhirat akan dihadapi seperti kata HRS. Smg kita semua ambil pelajaran. Innalillahi wa inna ilahi rooji’uun," tulis Muesni Umar dalam cuitannya kemarin.
Nah cuitan Musni yang singgung soal tobatnya Hakim Suryaman ini direspons oleh akun tokoh cendikiawan NU, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.
Gus Nadir meminta sebaiknya seorang yang meninggal itu cukup didoakan saja, enggak usah lah menyinggung soal tobatnya seseorang. Apalagi menurut kabar ada yang menyebutkan Hakim Suryaman meninggal akibat Covid-19.
"Yg wafat kita doakan. Itu akhlakul karimah. Apalagi kalau misalnya wafat kena covid, maka menurut hadits masuk kategori mati Syahid —lgs masuk surga tanpa pengadilan akherat," tulis Gus Nadir mengomentari cuitan Musni Umar.
Selanjutnya profesor pengajar hukum di kampus Australia ini menyinggung soal hakim kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok beberapa tahun lalu yang meninggal kena musibah kecelakaan.
Baca Juga: Wafat, Suryaman Hakim Kasus Swab Rizieq Shihab Dimakamkan di Cirebon
Dalam konteks ini, Gus Nadir mengajak orang meninggal janganlah didramatisir dengan diungkit masa lalunya, cukup didoakan saja. "Dulu ada hakim kasus Ahok yg wafat jadi korban musibah Lion Air. Kita doakan semuanya. Gak usah digoreng," kata Gus Nadir.
Salah satu hakim, Suryaman meninggal dunia pada Sabtu 10 Juli 2021. Suryaman adalah salah satu anggota majelis hakim yang menjatuhkan vonis terhadap mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI).
"Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Hakim PN Jakarta Timur Bapak Suryaman, S.H. (Alm.) pada hari Sabtu, 10 Juli 2021," demikian keterangan Pengadilan Negeri Jakarta Timur melalui akun Instagram @pn_jakartatimur, Minggu 11 Juli 2021.
Berita Terkait
-
Wafat, Suryaman Hakim Kasus Swab Rizieq Shihab Dimakamkan di Cirebon
-
Suryaman, Hakim PN Jaktim yang Vonis Habib Rizieq 4 Tahun Penjara Meninggal Dunia
-
Suryaman, Hakim Habib Rizieq Meninggal Dunia
-
Ajukan Banding Kasus Swab RS UMMI, Rizieq Tidak Sertakan Bukti Baru
-
Bukan Habib Rizieq Shihab, Cocokologi Netizen Satrio Piningit itu Presiden Jokowi
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!