Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 10 Juli 2021 | 07:35 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terkait bansos PPKM darurat. [Foto: Instagram/@ipukfdani]

“Misal asumsi, biasanya di atas jam tutup sesuai aturan, tiap warung kecil/PKL melayani bisa 50-100 orang sampai tutup di waktu normal, nah dengan program ini mereka Insya Allah berkomitmen taat aturan, sehingga kita bisa mengurangi mobilitas hingga puluhan ribu orang,” ujarnya.

Ia juga meminta maaf atas kebijakan PPKM Darurat demi pengendalian Covid-19.

“Ini masa sulit. Saya minta maaf. Kalau mobilitas kita kurangi, Insya Allah penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Semua rumah sakit sudah hampir penuh, tenaga kesehatan kewalahan, maka kami mohon kita sabar dulu. Belanja makan-minum boleh, tapi harus dibawa pulang,” ujarnya.

Ipuk meminta seluruh masyarakat terus berdoa dan berikhtiar bersama mengurangi penyebaran Virus Corona.

Baca Juga: PPKM Darurat, Satgas COVID-19 Banyuwangi Targetkan Vaksinasi 21 Ribu Setiap Hari

"Berdoa, bersalawat, diiringi ikhtiar protokol kesehatan, pemerintah daerah juga berikhtiar menambah bed, merekrut tambahan tenaga kesehatan, memperluas tes dan tracing, menyiapkan tempat isolasi. Dengan izin Allah SWT dan kebersamaan kita, masa sulit ini bisa dilalui,” ujarnya.

Load More