SuaraMalang.id - Sejumlah hotel di Kabupaten Jember, Jawa Timur gigit jari. Lantaran tingkat okupansi merosot tajam sekitar 20 persen terimbas PPKM Darurat.
General Manager (GM) Meotel Jember by Dafam Hotels, Helman Dedy Choandra menjelaskan, memasuki hari keenam penerapan PPKM darurat, tingkat okupansi terus turun signifikan.
"Kami punya 120 kamar. Dari awal bulan hingga sekarang ini rata-rata 10 - 15 persen saja terisinya. Artinya hanya 15 - 20 kamar saja yang terisi," ujarnya dikutip dari timesindonesia.co.id -- jejaring media suara.com, Kamis (8/7/2021).
Ia melanjutkan, tingkat okupansi mampu menyentuh angka 65 hingga 70 persen perbulan, pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Dituding Beri Izin Tambang Pasir Besi, Begini Reaksi Bupati Jember
"Tahun sebelum pandemi kami bisa closing sampai 65 - 70 persen, 2021 ini tidak ada," sambungnya.
"Di 2021 yang kita harapkan ada pemilihan kondisi ternyata masih juga ada dampak dari pandemi Covid-19. Memang ada satu dua bulan yang bisa recovery meskipun harganya di bawah pasaran," tuturnya.
Senada di atas, General Manager (GM) Hotel 88 Jember L. Y. Anggoro Wicaksono mengaku tingkat kunjungan atau tamu hotel anjlok sepanjang PPKM darurat ini.
"Mulai sehari sebelum pemberlakuan PPKM Darurat sudah mulai banyak penurunan," uajrnya.
Padahal, lanjut dia, tingkat hunian bisa mencapai 80 persen pada bulan Juni 2021 . Namun, tren positif itu berlangsung singkat akibat PPKM Darurat.
Baca Juga: RS Kalisat Jember Dirikan Tenda Darurat untuk Pengoptimalan IGD Pasien COVID-19
"Di Hotel 88 sendiri, terdapat 42 kamar, tingkat hunian saat PPKM Darurat hanya 20 persen atau sekitar 10 sampai 11 kamar. Padahal, bulan Juli ini puncaknya hunian, apalagi habis hari raya kenceng sampai akhir tahun dan tahun baru," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pembelaan Dewi Perssik Usai Dinyinyiri Gegara Kasih Beras 5 Kg dan Uang Rp 10 Ribu ke Warga Jember
-
Lebaran Duluan! Umat Islam di Jember Salat Ied Hari Ini
-
Meski Ada Efisiensi, InJourney Ungkap Okupansi Hotel Tetap Tinggi di Libur Lebaran
-
Holding BUMN Pariwisata Targetkan Okupansi Hotel Melonjak 20 Persen di Libur Lebaran
-
Apa Pekerjaan Suami Bu Guru Salsa? Resmi Menikah Usai Videonya Viral
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno