SuaraMalang.id - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Malang berganti. Komisaris Besar (Kombes) Polisi Leonardus Simarmata digantikan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budi Hermanto.
Budi Hermanto telah remi menjabat Kapolresta Malang. AKBP Budi Hermanto lahir di Pekanbaru, Riau pada 10 November 1976. Saat ini berumur 44 tahun. Ia merupakan perwira menengah Polri dimana jabatan terakhirnya adalah Wadirreskrimsus Polda Kalsel.
Di Jawa Timur, AKBP Budi Hermanto pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Batu pada 2017, kemudian menjadi Kapolres Blitar pada 2019. Dalam sambutannya, Budi mengatakan program-program yang telah digagas oleh Leonardus selama menjabat akan tetap dilanjutkan.
Selain itu, juga akan dilakukan beberapa peningkatan program-program yang telah ada. "Program di Polresta Malang Kota ini sudah sangat luar biasa, tinggal ada beberapa kegiatan yang kami poles, dan kami tingkatkan," kata Budi, dikutip dari Antara, Jumat (18/06/2021).
Budi menambahkan, seluruh personel Polresta Malang Kota, diharapkan bisa bekerja cerdas, cepat, dan tepat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Malang. Personel Polresta Malang Kota, diharapkan juga bisa menorehkan berbagai prestasi.
Menurut Budi, jika personel Polresta Malang Kota belum mampu mencatat prestasi, Ia mengharapkan tidak ada pelanggaran yang terjadi. Hal tersebut dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada warga Kota Malang.
"Jika rekan-rekan belum bisa berprestasi dengan baik, minimal jangan melakukan pelanggaran. Standar saja, itu sudah sangat saya hormati," ucap Budi.
Sebelum menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, Budi Hermanto menjabat sebagai Wadir Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan. Budi ditetapkan menjadi Kapolresta Malang Kota berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1129/VI/KEP/2021, pada 1 Juni 2021
Wilayah Malang Raya yang merupakan gabungan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, bukan merupakan area baru bagi Budi. Pria kelahiran Pekanbaru, 10 November 1976 tersebut, juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Batu, pada 2017.
Baca Juga: Fix! Pemkab Malang Tahun Ini Dapat Jatah 2.596 Formasi CPNS
Saat menjabat sebagai Kapolres Kota Batu, alumnus Akpol tahun 2000 tersebut, juga menciptakan aplikasi "Apel Batu", yang bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Aplikasi itu, disiapkan untuk membantu para wisatawan dalam mencari informasi penunjuk jalan, seperti rumah sakit, tempat kuliner, dan lainnya. Aplikasi tersebut juga bisa dipergunakan untuk masyarakat umum, yang langsung terhubung pada Command Centre Polres Batu.
Beberapa jabatan lain yang pernah diemban oleh Budi, antara lain adalah Wadir Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan, Kapolres Blitar, Kasatreskrim Jakarta Selatan, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, dan Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Fix! Pemkab Malang Tahun Ini Dapat Jatah 2.596 Formasi CPNS
-
Pamer Foto Sama Gerobak Bakso di Malang, Style Momo "Geisha" Kece Abis
-
Detik-detik Video Lansia Nyelonong di Jalan Tertabrak Sepeda Motor di Malang
-
Perempuan Pegawai Kelab di Malang Mengaku Dihajar, Dijambak, Diinjak-injak Bosnya
-
Babak Belur Karyawan Wanita Dihajar Bos Klub Malam di Kota Malang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan