SuaraMalang.id - Bupati Situbondo Karna Suswandi memerintahkan Satpol PP gencar razia atau operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes), menyusul peningkatan kasus COVID-19 di wilayahnya.
Melansir Antara, tercatat sebanyak 43 orang pasien positif COVID-19 dalam perawatan (di rumah sakit, isolasi mandiri, gedung observasi) berdasar data, Senin (14/6/2021). Padahal pada pada 11 Juni 2021, dilaporkan ada 28 orang pasien atau bertambah 15 kasus baru selama tiga hari terakhir.
"Satpol PP dan BPBD kami minta mengintensifkan operasi yustisi, pantau juga penerapan prokes di tempat-tempat keramaian," katanya, Senin (14/6/2021).
Ia melanjutkan, penularan virus corona dapat ditekan dengan memperketat protokol kesehatan. Namun sebaliknya, penyebaran virus corona berpotensi semakin meluas jika protokol kesehatan diabaikan. Sebab, menurutnya, vaksin tidak menjamin aman dari serangan COVID-19.
"Terlebih vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Situbondo belum dilakukan secara menyeluruh, ini terjadi karena terkendala stok vaksin yang belum memenuhi kebutuhan masyarakat," sambungnya.
Bung Karna juga sudah berkirim surat ke lembaga pesantren dan lembaga pendidikan umum, termasuk instansi pemerintah mulai dari tingkat kabupaten hingga desa untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Kami juga sudah berkirim surat ke beberapa pesantren dan lembaga pendidikan agar dalam setiap melaksanakan aktivitas harus tetap menerapkan prokes," katanya.
Data sebaran Satgas COVID-19 Situbondo, hingga hari ini tercatat sebanyak 2.611 kasus, dengan rincian 2.366 pasien di antaranya sembuh, 202 orang meninggal, 43 pasien dalam perawatan (dirawat di rumah sakit 8 orang, gedung observasi 4 orang dan isolasi mandiri 31 orang).
(ANTARA)
Baca Juga: Rektor Unair: Hasil Uji Spesimen Covid-19 Bangkalan Terindikasi Virus Varian India
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham