SuaraMalang.id - Polisi akhirnya menahan Anggota DPRD Bangkalan inisial H (28) usai ditetapkan tersangka kasus penembakan terhadap Luddin (35) warga Bangkalan hingga tewas.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nurwiyo Dwiyugo membenarkan penahanan terhadap legislator dari Partai Gerindra tersebut. Berdasar hasil penyidikan, kasus penembakan tersebut dipicu motif kesal pada korban yang diduga telah mencuri motor.
Ia melanjutkan, ketika inisial H akan mengonfirmasi dugaan tersebut, korban melawan. Kemudian terjadilah penembakan yang dilakukan oknum anggota dewan tersebut hingga menewaskan Luddin.
“Motifnya karena kesal, korban (Luddin) itu kan memang residivis curanmor. Nah, pada saat itu diduga mencuri motor milik pelaku (anggota DPRD Bangkalan),” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com media jejaring Suara.com, Senin (24/5/2021).
Akibat aksi penembakan itu, lanjut dia, inisial H harus menghuni sel tahanan. Tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP Junto pasal 55 ayat (1) KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
“Untuk senjata ilegal tidak kami sangkakan. Sebab itu sarana untuk melakukan pembunuhan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi menyerahkan seluruh prosesnya pada pihak kepolisian. Saat ditanya tentang sanksi yang akan diberikan, ia mengaku hal itu kewenangan partai yang dinaungi oleh tersangka.
“Saat ini juga masih proses, belum inkrah. Ketika putusan juga nanti yang memberi sanksi partainya,” ujarnya.
Baca Juga: Anggota DPRD Tembak Mati Warga Bangkalan, Polisi: Motifnya Sakit Hati
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang