SuaraMalang.id - Satgas COVID-19 Banyuwangi mengimbau masyarakat yang akan masuk Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur syaratnya dapat menunjukkan surat keterangan negatif COVID-19. Hal itu imbas penerapan peniadaan mudik (larangan mudik), mulai 6 Mei - 17 Mei 2021.
Wakil Ketua Satgas COVID-19 yang juga Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, pihaknya telah memberlakukan pengetatan akses keluar-masuk wilayah Banyuwangi.
"Jadi, mulai sekarang kalau mau masuk ke Banyuwangi harus mempunyai surat keterangan negatif COVID-19," katanya dikutip dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Rabu (5/5/2021).
Satgas COVID-19 Banyuwangi mengimbau warga melakukan silaturahmi lebaran atau Idul Fitri secara virtual. Sehingga membatasi halal bihalal secara fisik untuk mencegah penularan Virus.
"Terkait pelaksanaan salat Idul Fitri, diizinkan dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, menjaga jarak dan membatasi jamaah sebesar 50 persen dari kapasitas tempat ibadah,” urainya.
Ia menegaskan kembali agar masyarakat dan semua pihak dapat bekerjasama menerapkan aturan tersebut.
"Saya mohon ini dipatuhi. Dibutuhkan kerja bareng antara satgas dan warga agar kasus Covid-19 bisa kita kendalikan," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah resmi mengeluarkan surat edaran terkait larangan mudik atau bepergian ke luar daerah. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 48/SE/STPC/2021 tentang pengendalian penyebaran COVID-19 selama masa pengetatan dan peniadaan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H.
“Kami kemarin sudah menggelar rakor dengan Forkopimda terkait pelarangan mudik. Titik-titik penyekatan terus dipantau dan diperketat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Baca Juga: Anggota DPRD Banyuwangi Jadi Korban Penipuan CPNS
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan