SuaraMalang.id - Beredar viral video perayaan kemenangan salah satu calon pemilihan kepala desa (Pilkades) diduga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Warganet menyoroti euforia para pendukung salah satu calon kepala desa (cakades) tersebut hingga menimbulkan kerumunan di tengah pendemi COVID-19 yang belum mereda.
Viral video itu seperti unggahan pada akun Instagram @probolinggokita. Tampak seorang calon kepala desa (cakades) diduga unggul perolehan suara diarak oleh sejumlah pendukungnya dengan penuh suka cita. Sejumlah pendukung cakades juga berebut memberikan ucapan selamat hingga berkerumun berdesak-desakan. Mirisnya lagi, mayoritas warga tidak ada yang memakai masker. Hanya ada beberapa orang saja yang memakai.
"Iki salah siji perayaan kemenangan Pilkades serentak nang Deso Pandean Kecamatan Paiton. Mandar mugo amanah seng menang,, nice try gawe calon seng lain..," tulis akun @probolinggokita dikutip Suara.com, Rabu (5/5/2021).
"Sepenting ojok eforia sesaat.. oh yo siji maneh.. protokol kesehatan ojok sampek lali yo jeh," sambungnya.
Pada kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah warganet kompak menyoroti tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19.
"Yeorobun tolong maksernyaaaa," ujar akun @chika***.
"Corona minder liat ini, di desa loss corona. Wkwk," sahut akun @voniy***.
"Corona kemana woi," tulis akun Instagram @putra***.
Seperti diberitakan, Kabupaten Probolinggo menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di total 62 desa dari 21 kecamatan, Minggu (2/5/2021). Berbeda dari sebelumnya, pilkades dilakukan di sejumlah TPS setiap dusun untuk mencegah kerumunan dan berpotensi penularan Covid-19.
Baca Juga: Antisipasi Kerumunan di Pasar Kota Jogja, 30 Personel Kamtibmas Disiagakan
Wakil Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, pilkades kali ini memprioritaskan penerapan protokol kesehatan Covid-19, mulai tahapan pemungutan dan penghitungan surat suara.
Pemerintah Kabupaten Probolinggi sangat serius mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 dari momentum Pilkades tahun ini. Maka, upaya pencegahan dan tindakan terhadap sesuatu yang beresiko keamanan telah dilakukan.
"Pilkades serentak harus aman dari penularan dan penyebaran Covid-19 agar tidak memunculkan kluster baru. Pilkades ini juga harus aman dan kondusif," katanya.
Usai menggunakan hak pilihnya, warga masyarakat diminta petugas KPPS langsung segera pulang agar tidak berkerumun di sekitar TPS
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alami Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, 31 Wisatawan Surabaya Malah Positif Narkoba
-
Tetap Segar Saat Olahraga: Ini 5 Rekomendasi Parfum Ringan yang Tak Bikin Pusing di Gym
-
Teror di Pantai Wediawu Malang: Wisatawan Diserang Massa, 6 Mobil Hancur dan Korban Luka-luka
-
Hanya 5 Menit! Rahasia Perut Rata Seketika Tanpa Perlu Berjam-jam di Gym
-
Perut Rata Tanpa Keringat: 10 Rahasia Hilangkan Lemak Buncit yang Terbukti Secara Ilmiah