SuaraMalang.id - Pernikahan dua batang tebu, maksudnya apa? Tapi itulah tradisi unik di Pabrik Gula (PG) Semboro di Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Tradisi unik pernikahan dua batang tebu ini biasanya dilakukan sebelum masuk ke penggilingan. Tradisi yang dijadwalkan tiap tahun ini disebut sebagai Petik Tebu Manten.
Seperti tahun ini misalnya. Tradisi pernikahan dua tebu ini tetap digelar oleh PG Semboro meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. Jangan salah, meskipun hanya dua tebu, tapi pesta pernikahannya tak kalah dengan pernikahan manusia sungguhan.
Dua batang tebu yang dinikahkan juga dirias layaknya pengantin sungguhan. Dua batang tebu pria dan wanita tersebut diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis.
Kedua batang tebu itu lalu diarak mengunakan kereta loko, yang sebelum penyerahan simbolis ke kepala Instalasi PG Semboro. Demikian dikutip dari Suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Sabtu (01/05/2021).
General Manager (GM) PG Semboro Fajar Lazuardi mengatakan, tradisi Petik Tebu Manten ini, digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas akan dilaksanakannya penggilingan gula tahun ini.
"Filosofi mengawinkan Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roro Manis ini sebagai simbol perkawinan antara PG dan Petani agar tetap berhubungan baik. Semoga giling tahun ini diberi kelancaran," tuturnya.
Fajar menambahkan, proses giling telah dimulai sejak Minggu 25 April 2021 dan diharapkan selesai akhir Agustus 2021. Jumlah tebu yang akan digiling di 2021 diperkirakan sekitar 700 ribu ton.
"Proses penggilingan akan dilakukan selama kurang lebih 120 hari, dengan kapasitas giling rata-rata 6.000 ton tebu perhari," ungkapnya.
Baca Juga: Merasa Diperas Usai Video Call Sama Wanita Bugil, Pria Jember Lapor Polisi
Fajar menerangkan, tebu tersebut berasal dari tanaman tebu rakyat yang digiling di PG Semboro, yang luas lahannya mencapai total 10.500 hektare. Ia menargetkan proses giling akan menghasilkan 50.000 ton gula pasir.
"Gula yang dihasilkan akan di distribusikan untuk masyarakat, setelah proses penghitungan HPP oleh pemerintah selesai dilakukan," terangnya.
Ia pun menegaskan, di masa pandemi covid-19 ini manajemen PG Semboro dengan tegas akan menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker menyiapkan tempat cuci tangan.
Selain itu, para pegawai semua juga telah menjalani suntik vaksin yang dilakukan di Surabaya sebelum kegiatan buka giling digelar.
"Semua yang masuk ke area PG Semboro wajib mematuhi protokol kesehatan, kami juga mewajibkan seluruh karyawan untuk mengikuti vaksinasi yang telah disediakan manajemen," katanya.
Berita Terkait
-
Merasa Diperas Usai Video Call Sama Wanita Bugil, Pria Jember Lapor Polisi
-
16 TKI Asal Jember Mudik Divaksin dan 2 Hari Diisolasi di Surabaya
-
Jember Diguncang Gempa Bali Berkekuatan 5,1 SR, Warga Mengaku Trauma
-
Istri Dihamili Tetangga, Suami Murka Lalu Cacah Tubuh Pelaku Pakai Arit
-
Gempa Bali 5,1 SR Jumat Pagi Terasa sampai Jember
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?