SuaraMalang.id - Sejumlah dua titik pos penyekatan jalan disiapkan di Probolinggo, Jawa Timur. Penyekatan ini terkait larangan mudik 2021 yang dikeluarkan pemerintah pusat.
Kedua titik pos penyekatan itu berada di Exit Tol Probolinggo Barat Desa Muneng dan Rest Area Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Kasat Lantas Polresta Probolinggo AKP Roni Faslah mengatakan, terdapat tujuh rayon titik penyekatan jalan larangan mudik di Jawa Timur, dan Kota Probolinggo masuk ke dalam rayon 2. Penyekatan jalan ini mendukung program pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2021.
"Jadi yang digunakan, yakni Aglomeri atau kewilayahan. Dimana Kota Probolinggo masuk ke dalam Rayon 2 di Jatim," katanya dikutip dari Jatimnet.com jaringan Suara.com, Jumat (23/4/ 2021).
Roni menyampaikan, wilayah yang masuk Rayon 2 meliputi Malang, Pasuruan Kota, dan Kabupaten Probolinggo.
"Karena masuk kategori mudik lokal, jadi warga Kota Probolinggo bisa mudik ke beberapa kota yang masuk Rayon 2 tersebut," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat telah menetapkan larangan mudik bagi masyarakat mulai tanggal 6 April hingga 17 Mei 2021. Kemudian diatur ulang dalam Addendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Yakni mengatur pengetatan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei-24 Mei 2021).
AKP Roni menambahkan, apabila di pos penyekatan ditemukan warga di luar Rayon yang nekat mudik akan diperintahkan putar balik.
"Tentu teknisnya akan kami periksa dulu identitasnya guna mengetahui pemudik atau bukan, serta memeriksa barang-barang bawaannya," ujarnya.
Baca Juga: 14 Ribu TKI Mau Pulang Kampung ke Jatim, Pemprov Siapkan Tempat Karantina
Sedangkan untuk jumlah personel yang dikerahkan saat proses penyekatan, tiap pos bakal disiagakan dua anggota Polantas.
"Yang jelas sepertiga kekuatan akan kami siagakan saat penyekatan arus mudik mendatang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM