SuaraMalang.id - Nenek sebatangkara bernama Tija selamat dalam kebakaran yang melahap habis rumahnya di Dusun Lombung, Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, Jember, Jawa Timur.
Rumah berdinding anyaman bambu itu rata degan tanah setelah dilahap api, Minggu (18/04/2021). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB dan menghanguskan bangunan dapur berukuran 3 x 6 meter persegi.
Diduga penyebab kebakaran karena nenek berumur kurang lebih 70 tahun itu lupa mematikan api di tumang yang digunakan memasak air sehari hari.
Dalam kejadian tersebut beruntung tidak ada korban luka atau jiwa. Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta. Karena bangunan dapur milik korban rata dengan tanah, dan sebagian atap bangunan rumah yang berdempetan dengan dapur ikut terbakar juga.
"Kami terima laporan sekitar pukul 6 pagi, dan sampai di lokasi pukul 6.15 WIB. Tapi kita sampai di lokasi api sudah tidak terlalu besar, karena dibantu warga untuk pemadamannya. Kita hanya memadamkan sisa api di atap rumah dan melakukan pendinginan," kata Danru Tim B Posko Kalisat Agus Wartono saat dikonfirmasi, Minggu (18/04/2021).
Agus mengatakan, kebakaran itu diduga karena pemilik rumah lupa mematikan bara api dari tumang. "Karena pemilik rumah, Nenek Tija itu tinggal sendirian dalam rumah, anak-anaknya sudah berkeluarga sendiri-sendiri. Nenek itu juga sudah pikun. Jadi diduga lupa matikan api di tumang, sehabis masak air untuk sahur," katanya.
Karena banyak benda-benda dan bangunan dari gedek dan batang bambu, sehingga kobaran api cepat membakar bangunan dapur tersebut.
"Tumangnya dekat kayu bakar, diduga percikan api kena ke tumpukan kayu bakar itu. Terus (kobaran) apinya semakin membesar, dan membakar bangunan dari gedek itu. Makanya terbakar habis. Untuk korban alhamdulillah tidak ada, karena saat kebakaran dibantu warga diselamatkan," ujarnya.
Kebakaran itu memberikan dampak kerugiaan materiil. "Untuk korban jiwa nihil, kerugiaan materiil kurang lebih Rp 10 juta. Karena bangunan dapurnya rata dengan tanah. Alhamdulillah pemadaman lancar tidak ada kendala," ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Wilayah Jember, 6 Ramadan, 18 April 2021
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Jember, 6 Ramadan, 18 April 2021
-
Tak Terbatas, Penampakan Lapak Es Buah Prasmanan Ini Bikin Warganet Ngiler
-
PMI Jember Butuh 6.000 Kantong Darah untuk Jaga Stok Selama Ramadhan
-
Begini Cara Warga Jember Cegah Klaster Covid-19 Selama Ramadhan
-
Jaga Stok Darah Tetap Aman, PMI Jember Keliling ke Masjid Jemput Pendonor
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Presiden Prabowo Bagi-bagi Kaos Sepanjang Jalan Menuju SMA Taruna Nusantara Malang
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita Open BO di Malang, Pelaku Minta Maaf Sebelum Korban Tewas!
-
Gunung Semeru Erupsi 4 Kali, Status Siaga dan Ancaman Awan Panas Mengintai!
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!