SuaraMalang.id - Aksi kekerasan terhadap anak kembali viral. Kali ini tindakan kekerasan terhadap balita dilakukan oleh seorang perempuan berambut panjang di sebuah rumah.
Kekerasan anak itu terekam kamera dan membuat publik miris.
Video tersebut dibagikan oleh akun Twitter @AbdulAzisID yang lantas me-mention akun Divisi Humas Polro dan sejumlah pejabat DPR RI.
Dalam tayangan video berdurasi 27 itu, tampak seorang wanita berdaster kuning tengah menghajar anak balita.
Ia memukuli balita yang hanya mengenakan popok itu dengan sebuah rotan.
Si balita yang terkena sabetan rotan langsung ke kulitnya berkali-kali itu menangis meraung-raung kesakitan.
Tapi tangisan memilukan itu tak langsung membuat si wanita berambut panjang tersebut iba.
Ia justru semakin sering memukuli balita tersebut.
Wanita itu bahkan menyeret balita tersebut dengan cara tak manusiawi, yakni dengan mengangkat sebelah lengan balita hingga menggantung di tangannya.
Baca Juga: Video Viral, Penganiaya Bayi di Tangerang Dibeginikan Tahanan Lain di Sel
Ia memasukkan balita itu ke sebuah kamar dan melanjutkan aksinya sambil mengomeli bocah malang yang tak berhenti menangis tersebut.
Sementara itu, di rumah itu juga ada beberapa orang lain yakni si perekam dan seorang wanita yang tengah tertidur pulas di lantai.
Belum diketahui di mana lokasi tindakan kekerasan anak itu terjadi. Namun, viralnya video kekerasan itu membuat publik miris dan mengecam si wanita tersebut.
"Astaghfirullah enggak tega lihat adeknya," tulis @daily**** pilu.
"Bukannya melindungi malah menganiaya," komentar @uheng******.
"Gil* tuh orang tua, tangkap!" ujar warganet geram.
Berita Terkait
-
Update Kondisi Balita Korban Bogem, RA : Alhamdulilah Anak Selalu Riang
-
Ibu Ungkap Kondisi Terkini Bocah Dianiaya Pacar Bibi yang Viral
-
1 dari 3 Balita Kekurangan Zat Besi, Pastikan Si Kecil Bukan Salah Satunya
-
Aniaya Balita 2 Tahun, Perilaku Pria Ini Buat Geram Para Tahanan
-
Video Viral, Penganiaya Bayi di Tangerang Dibeginikan Tahanan Lain di Sel
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM