SuaraMalang.id - Jalur Pantura menghubungkan Situbondo - Banyuwangi dialihkan aksesnya, lantaran sebuah jembatan nyaris ambril di Desa Alas Bulih, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, persisnya di KM Sby 254.400
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardhika mengimbau masyarakat, khususnya kendaraan besar agar tidak melalui tersebut. Terlebih tujuan ke Surabaya dari Banyuwangi dan sebaliknya.
"Karena ambrolnya sebagian jembatan itu membuat jalur terpaksa buka tutup. Karena kendaraan yang melintas bisa membuat tambah ambrol," katanya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Jumat (12/3/2021).
Koordinasi dengan polres lain juga telah dilakukan untuk pengalihan arus lalu lintas, agar tak memperparah kondisi jembatan.
"Kita sudah koordinasi dengan Polres Situbondo dan Probolinggo. Kendaraan besar bisa lewat Jember," ujarnya.
Rakayasa lalu lintas telah diatur. Ia merinci, dari arah Surabaya diputus melalui jalur Probolinggo sambung ke Lumajang menuju Jember dan Banyuwangi.
Sedangkan dari arah Probolinggo dan Situbondo kendaraan diarahkan melalui simpang tiga SMEA Situbondo ke jalur Prajekan, lanjut ke Bondowoso dan menuju Jember via jalur Gumitir Banyuwangi. Estimasi jarak yang ditempuh sekitar 153 Kilometer.
Jalur pengalihan ini juga berlaku untuk arah sebaliknya yaitu dari Bali atau Banyuwangi. Belum bisa dipastikan kapan perbaikan jembatan ambrol di jalur pantura ini bisa dilakukan.
Baca Juga: Terungkap! Kejaksaan Mandek Tengah Jalan Awasi Anggaran Covid-19 Jember
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi
-
BRIvolution Reignite Jadi Semangat BRI Sambut Usia ke-131
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga