Scroll untuk membaca artikel
Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 10 Maret 2021 | 22:33 WIB
Ilustrasi uang. Alokasi anggaran Covid-19 Jember bermasalah. [shutterstock]

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Jember, Mat Satuki menolak berkomentar ketika dikonfirmasi perihal dugaan itu.

“Wah saya tidak tahu itu. Maaf saya masih rapat,” ujarnya.

Sebagai informasi, Bupati Jember saat itu Faida mengalokasikan anggaran refocusing untuk penanganan Covid pada tahun 2020 sebesar lebih dari Rp 479,4 miliar. 
Anggaran tersebut menjadi yang terbesar kedua di Indonesia untuk tingkat kabupaten/kota. Faida telah resmi mengakhiri jabatannya pada 17 Februari 2021 lalu, setelah kalah pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 lalu

Baca Juga: Anggota DPRD Jember Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Ketua RT

Load More