SuaraMalang.id - Penerapan PPKM Mikro diklaim efektif menekan penyebaran COVID-19 di Kota Malang. Tercatat ada 4 ribu lebih wilayah RT berstatus zona hijau alias nihil kasus terkonfirmasi positif COVID-19.
Meski demikian, tercatat ada 113 RT berstatus zona kuning.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, tidak ada status zona merah dan oranye di tingkatan RT Kota Malang. Pihaknya terus memantau efektifitas penerapan PPKM Mikro sesuai instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berskala Mikro.
“Sejauh ini di Kota Malang tidak ada zona merah dan zona oranye. Kita ada 113 zona kuning tingkat RT. Semua sudah terdata ada 4 ribu lebih RT di semua Kota Malang sudah ada benderanya mayoritas hijau,” kata Leonardus, seperti dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Sabtu (13/2/2021).
Baca Juga: PPKM Mikro di Kota Balikpapan, Lingkungan RT Diberi Zonasi Covid-19
Leonardus menambahkan, bahwa PPKM Mikro dinilai telah berjalan baik mulai tingkatan kecamatan dan RT. Dicontohkannya, RW 01 Sukoharjo, Klojen, Kota Malang yang seluruh RT berstatus zona hijau.
“Kita memastikan tentang pemberlakuan PPKM Mikro sampai ke tingkat RT. Yang kita pantau benderanya hijau di RW 01 Sukoharjo tidak ada warga yang positif COVID-19. Semua RT benderanya hijau,” sambung dia.
Leonardus mengatakan, wilayah Kota Malang telah didirikan Kampung Tangguh. Kampung Tangguh Semeru memiliki rumah isolasi sebelum dirujuk ke Rumah Karantina atau Rumah Sakit Lapangan.
“Kampung Tangguh Semeru dengan Posko PPKM tetapi ada di tempat lain yang berbeda. Posko di tingkat RT meski sederhana dipastikan ada. Di RW 01 ada rumah isolasinya, fungsinya transit sebelum dibawa ke Rumah Karantina Kawi atau Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard,” tandasnya.
Baca Juga: Bioskop di Kota Malang Boleh Buka, Begini Syaratnya
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Kota Malang Prihatin Banyak Korban Luka saat Demo Tolak RUU TNI: Nyawa Tak Bisa Diganti!
-
Aksi Tolak RUU TNI Meluas, Gedung DPRD Kota Malang Terbakar
-
Kekayaan Amithya Ratnanggani: Ketua DPRD Kota Malang yang Temui Massa Aksi 'Indonesia Gelap'
-
Sosok Amithya Ketua DPRD Kota Malang, Politisi yang Temui Massa Demo Indonesia Gelap
-
Gara-Gara Kabar Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mehendra, Istilah Lavender Marriage Trending
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi