SuaraMalang.id - Pemkot Malang berkomitmen menanggulangi permasalahan banjir yang jadi langganan setiap tahunnya.
Kekinian, telah diajukan anggaran program penanganan banjir senilai Rp 128 miliar kepada Pemprov Jatim.
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, bahwa telah disusun langkah startegis guna mengatasi banjir yang ada di wilayahnya.
"Untuk kasus banjir, Kami sudah punya Detail Enginering Design (DED) untuk di crossing. Sudah kami ajukan anggrannya, tinggal keputusannya saja dan pelaksanaan," ujar Sutiaji, dikutip dari TimesIndonesia.co.id -- media jejaring Suara.com, Senin (11/1/2021).
Sutiaji mengklaim, penyebab banjir di Kota Malang lantaran drainase tersumbat tumpukan sampah yang berlebih dan dibuang sembarangan.
Jika Pemprov Jatim menyetujui program itu, Sutiaji berharap agar membantu sebagian wilayah yang menjadi langganan titik rawan banjir segera teratasi.
"Anggarannya nanti ditujukan di kawasan Soekarno Hatta (Suhat) saja. Karena disini (Suhat) kan menjadi langganan banjir dari dulu, jadi kalau disini bisa teratasi pastinya akan merembet ke titik-titik lain, seperti Borobudur hingga Kedawung," katanya.
Untuk daerah lain, lanjut Sutiaji, pihaknya masih akan melakuan simulasi dan pengecekan untuk mencari penyebab terjadinya banjir di kawasan tersebut.
"Kawasan lain seperti di Bareng itu masih kita cek akar permasalahannya di mana dan nantinya akan kita lakukan simulasi. Untuk bisa mengatasinya, kita akan gencarkan Gerakan Ambil Sampah dan Sedimen (GASS) supaya mampu mengatasi banjir di titik-titik rawan tersebut," pungkasnya.
Baca Juga: Prosentase Konfirmasi Positif 52 Persen, Wali Kota Malang Imbau Taati PPKM
Berita Terkait
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Sulitnya Cari Parkir di Malang, Siapa yang Harus Berbenah?
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang