SuaraMalang.id - Puluhan sopir dump truk menggelar aksi protes akibat anggaran BBM tak kunjung cair, Senin (4/1/2021).
Meski demikian, Bupati Jember Faida terkesan cuek menanggapi hal itu.
Dilansir dari timesindonesia.co.id --media jejaring suara.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DKLH) Jember Aris Maya Parahita mengungkapkan, kondisi operasional truk pengangkut sampah diakui bermasalah sejak November 2020 lalu. Terkait tak kunjung cair anggaran BBM itu, Ia mengaku telah berkirim surat ke Bupati Jember Faida. Hanya saja, ada tanggapan konkret hingga saat ini.
"Truk pengangkut sampah nggak mogok bisa digunakan normal, hanya BBM tidak ada. Tanpa BBM mana mungkin sampah bisa diangkut,” katanya, Senin (4/1/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya, Puluhan truk pengangkut sampah terparkir di depan Pendapa Wahyawibawagraha dan Kantor Pemkab Jember, Senin (4/1/2021). Aksi itu bentuk protes para sopir truk lantaran anggaran operasional untuk BBM tak kunjung cair.
Aksi tersebut juga dipertegas dengan penampakan spanduk yang sengaja dipasang oleh massa aksi, bertuliskan “Mohon Maaf Kami Tidak Operasional, Truk Sampah Ini Butuh BBM”.
Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu sopir truk yang jugaa koordinator sopir truk pengangkut sampah, Sunindar. Pihaknya mengeluhkan anggaran operasional tak kunjung diterima, sedangkan inisiatif patungan (urunan) para sopir truk sebelumnya telah seret.
“Sejak dua bulan ini belum ada anggaran untuk BBM. Sebelumnya kami mengoperasionalkan truk ini menggunakan dana TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai). Namun karena sekarang uangnya habis, ya sudah truk diparkir dan tidak beroperasi,” ujarnya.
Baca Juga: Tina Toon Apresiasi Bintang Suara, Warga Malang Jangan Lupa Daftar
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih
-
Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'