SuaraMalang.id - Ajang pencarian bakat penyanyi dangdut Bintang Suara telah resmi dibuka pada hari ini, Minggu (20/12/2020). Untuk pendaftarannya bisa membuka link-nya di https://bintang.suara.com/pendaftaran
Ayo warga Malang dan seluruh masyarakat Indonesia segera daftarkan diri Anda. Adapun syarat untuk mengikuti ajang Bintang Suara, sebagai berikut:
- Mengisi data pribadi lengkap
- Mengirimkan foto close up dan full badan
- Mengirimkan sampel vokal dalam bentuk WAV, MOV, WMA, MP3, MP4, dll (durasi maksimal 60 detik)
Bagi yang berminat untuk mengikuti ajang ini, sebaiknya persiapkan diri dari sekarang. Pendaftar bisa buka link-nya di
Selain itu, penyelenggara menjamin kerahasiaan data calon peserta yang ingin ikut ajang kali ini. Calon peserta juga wajib memperhatikan persyaratan untuk mengikuti ajang Bintang Suara yang meliputi:
- Bisa menyanyi dangdut
- Berpenampilan menarik
- Usia 17 tahun sampai 30 tahun
- Single
- Tidak sedang terikat kontrak dengan perusahaan rekaman manapun
- Siap dikontrak dengan pihak Arkadia Digital Media & Media Musik Pro Aktif
- Likes dan follow media sosial Suara.com & Media Musik pro Aktif
- Ketentuan pemenang ajang Bintang Suara mutlak keputusan penyelenggara
Ajang Bintang Suara mendapat banyak dukungan dari para penyanyi hingga presenter ajang bakat nasional.
Usai Nassar dan Inul Daratista beri dukungan, kini giliran Irfan Hakim.
Presenter yang dikenal kerap membawakan acara pencarian bakat itu mengaku senang ada ajang pencarian bakat baru.
Irfan Hakim berharap Bintang Suara bisa menjadi pintu gerbang bagi penyanyi dangdut pendatang baru.
"Jadi saya dengar Suara.com mau melakukan sebuah ajang pencarian bakat Bintang Suara, ayok ikut mudah-mudahan ini salah satu pintu, gerbang, untuk meraih kesuksesan. Aamiin," kata Irfan Hakim saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (2/12/2020).
Baca Juga: Bintang Suara Resmi Dibuka, Begini Cara Pendaftarannya
Irfan Hakim yang sudah berpengalaman membawakan sejumlah ajang bakat menekankan, ajang pencarian bakat bisa mengubah nasib seseorang.
Kali ini, ia berharap Bintang Suara juga bisa menjaring bakat baru dan bertanggungjawab untuk mengembangkannya.
"Dengan bakat, mereka bisa membuat orangtua jadi bahagia, merubah kehidupan mereka. Jadi gue seneng banyak sekali orang-orang berbakat di Indonesia dan banyak tempat untuk menyalurkannya tapi harus yang tepat," jelas Irfan Hakim.
"Bintang Suara mudah-mudahan sukses, tidak hanya merekrut tapi tidak mengembangkan," ucapnya.
Berita Terkait
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
-
Event Lari Nasional Hadir di Malang, Gabungkan Gaya Hidup Sehat dan Liburan dalam Satu Momen
-
Ramen Master: Kuliner Jepang Favorit Mahasiswa yang Ramah Kantong di Malang
-
Kebun Teh Wonosari: Sejuknya Perkebunan di Lereng Arjuno Malang
-
Legal Tapi Dipersoalkan, Pengangkatan Anak Bupati Malang Disorot Pakar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Perut Buncit Hilang Saat Terlelap? Lakukan 5 Gerakan Simpel Ini Sebelum Tidur
-
Bukan Sekadar Melangkah! Ini 5 Trik Jalan Kaki yang Ampuh Pangkas Berat Badan
-
Singo Edan Terluka! Manajemen Arema FC Janji Evaluasi Usai Digebuk Persebaya dan Persik
-
KAI Daop 8 Gandeng Jaksa Amankan Aset Negara di Malang
-
Kampus Bukan Pabrik Pekerja: Rektor UMM dan Unisma Tolak Penutupan Prodi Tak Sesuai Pasar