SuaraMalang.id - Memesan makanan melalui penyedia layanan aplikasi ojek online memang menjadi tren kalangan masyarakat. Namun apa jadinya jika tanpa sepengetahuan orang tua, sang anak yang masih polos memesan makanan semaunya.
Kisah itu terjadi pada anak berusia empat tahun yang memesan makanan di aplikasi ojek online alias ojol. Belakangan ini ramai diperbincangkan pengguna internet, sebab orang tuanya harus membayar ratusan ribu rupiah.
Gara-gara tingkahnya, keluarga si bocah ini sampai panik mengetahui total tagihan yang harus dibayarkan untuk pesanan makanan tersebut.
Hal ini diketahui dari akun Twitter @FFOODFESS, di mana seorang warganet, yang merupakan kakak dari si bocah, mengunggah foto nota tagihan pesanan.
Ia tak mengetahui adiknya yang masih balita itu memesan makanan lewat aplikasi ojek online. Secara, tiba-tiba datang driver ojol mengantarkan makanan.
Driver ojol tersebut menyebutkan pesanan makanan itu untuk mamanya. Setelah mengecek harga, warganet ini kaget karena totalnya mencapai hampir Rp600 ribu.
Dengan polosnya sang adik memamerkan perbuatannya. "Kakak aku beli burger," ucap adiknya kepada warganet ini.
Salah satu hal yang menyedihkan, menurut warganet ini, rasa burger yang dibeli tidak sebanding dengan harga yang dikeluarkan.
Dari nota makanan yang terlihat, terdapat 1 burger dengan harga Rp90 ribu, 3 burger harga Rp117 ribu, 1 kopi susu harga Rp45 ribu dan kentang goreng Rp47 ribu. Total seluruh makanan tersebut mencapai Rp588 ribu termasuk pajak 10 persen.
Baca Juga: Antar Penumpang, Sepeda Motor dan Ponsel Driver Ojol Ini Dibawa Lari
Unggahan ini kemudian menarik berbagai respon dari warganet lainnya. Cuitan itu juga mendapat ratusan likes dari warganet lainnya.
"Kok udah pinter banget 4 tahun bisa pesen gofood," ujar seorang warganet.
Warganet lainnya juga memberi respon. "Ya ampun kayak adekku. Tengah malam tiba-tiba ada yang dateng tau-taunya gojek. Dia buka aplikasi yang udah dikunci pake sidik jari. Udah ngerti dia ambil jari kakaknya," curhat warganet ini.
"Anak umur segitu mending diawasin nder kalo make gadget. Biar nggak kejadian kayak gini lagi. Bocil sekarang udah pada ngerti gadget makanya harus diawasin. Atau kalo gak aplikasi kayak gini dikasih password biar nggak gampang dibuka," ucap warganet lainnya memberi saran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Datang Sendiri ke Kantor Polisi, Pengasuh Ponpes di Malang Resmi Tersangka Pelecehan
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM