SuaraMalang.id - Usai pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang, dua pasangan calon yang bertarung memperebutkan kursi nomor satu wilayah tersebut sama-sama mengklaim kemenangan versi hitung cepat.
Klaim kemenangan terjadi lantaran keduanya bersandar pada dua hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei berbeda.
Kubu Paslon nomor urut 1 Sanusi–Didik Gatot Subroto, misalnya mengklaim deklarasi kemenangan berdasarkan hitung cepat LSI Denny JA dengan dengan 45,99 persen suara, sementara paslon nomor urut 2 Latifah Shohib–Didik Budi Muljono (LaDub) hanya meraih 41,60 persen.
Kemudian di sisi lain, kubu LaDub mengklaim kemenangan berdasarkan hasil hitung cepat dari SMRC, Menurut hitung cepat SMRC, paslon LaDub unggul dengan 44,09 persen, sedangkan Sanusi–Didik meraih 43,75 persen.
“Ya, secara resmi kami mendeklarasikan kemenangan. Namun, kami menunggu hasil penghitungan resmi KPU Kabupaten Malang,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dalam konferensi persnya seperti dilansir Suarajatimpost.com-jaringan Suara.com di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang pada Rabu (9/12/2020) malam.
Sementara itu, Juru Bicara Paslon Latifah–Didik Anas Mutaqqin menyebut, berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei SMRC paslon jagoannya unggul dengan 44,09 persen suara.
“Alhamdulillah kami unggul sebesar 44, 09 persen. Paslon nomor urut 1 meraih 43,7 persen,” ungkap Anas.
Namun pihaknya masih menunggu hasil rekapitulasi suara dari KPU Kabupaten Malang yang saat ini masih terus berjalan.
“Jadi ini memang sejak awal kita prediksi pertarungan ketat, karena melawan petahana disusul ada 3 Paslon. Bersyukur telah memimpin perolehan suara. Kita akan mengawal proses ini hingga perhitungan manual,” katanya.
Baca Juga: Ini Hasil Quick Count Pilkada Jember, Banyuwangi, Malang dan Surabaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi