- Waktu Magrib Kota Malang pukul 17.56 WIB.
- Salat Isya dimulai pukul 19.06 WIB.
- Pastikan berbuka sesuai jadwal resmi setempat.
SuaraMalang.id - Jadwal buka puasa Kota Malang pada Sabtu (21/2/2026) menjadi informasi penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan Ramadan 2026.
Dengan mengetahui jadwal buka puasa Kota Malang, masyarakat dapat memastikan waktu berbuka sesuai ketentuan yang berlaku di wilayahnya.
Pada jadwal buka puasa Kota Malang Sabtu (21/2/2026), waktu Magrib menjadi penanda berakhirnya puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Perbedaan waktu antarwilayah membuat pembaruan jadwal buka puasa Kota Malang perlu diperhatikan setiap hari agar tidak terjadi kekeliruan saat berbuka.
Berikut rincian waktu berbuka dan salat Isya untuk wilayah Kota Malang dan sekitarnya:
MAGRIB: 17.56 WIB
ISYA: 19.06 WIB
Waktu Magrib menjadi momen yang dinantikan karena menandai diperbolehkannya membatalkan puasa. Sementara waktu Isya menjadi penanda dimulainya salat Isya serta rangkaian ibadah malam Ramadan seperti tarawih.
Menjelang waktu berbuka, umat Muslim dianjurkan menyiapkan hidangan dan membaca doa berbuka sebagai bentuk rasa syukur. Doa yang umum diamalkan adalah:
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Membaca doa sebelum menyantap makanan menjadi bagian dari rangkaian ibadah harian selama bulan Ramadan.
Selain memperhatikan jadwal imsakiyah Malang, pemilihan menu berbuka juga perlu diperhatikan. Menu yang seimbang membantu tubuh kembali mendapatkan energi setelah berpuasa seharian.
Beberapa pilihan menu yang dapat dijadikan referensi antara lain es buah segar yang kaya vitamin, salad buah dengan yogurt rendah lemak, serta puding buah rendah gula.
Kolak pisang tetap menjadi sajian khas Ramadan, dengan alternatif penggunaan susu skim sebagai pengganti santan dan pengurangan gula merah.
Untuk hidangan utama, sup ayam, daging, atau ikan dapat menjadi pilihan karena mengandung protein dan relatif lebih ringan dibanding makanan berminyak.
Berita Terkait
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
Gunung Semeru Erupsi Lima Kali Pagi Ini, Warga Diminta Jauhi Radius 13 Kilometer
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin