-
Mobil terbakar saat isi BBM, satu pengendara alami luka.
-
Api muncul dari dalam kendaraan saat pengisian berlangsung.
-
Polisi selidiki penyebab kebakaran di SPBU Kepanjen, Kabupaten Malang.
SuaraMalang.id - Peristiwa mobil terbakar saat isi BBM di SPBU Kepanjen terjadi di Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (20/1/2026) malam.
Insiden tersebut menyita perhatian karena api muncul ketika proses pengisian bahan bakar masih berlangsung.
Kasus mobil terbakar saat isi BBM di SPBU Kepanjen ini menyebabkan satu orang pengendara mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis. Aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Berikut rangkuman mobil terbakar saat isi BBM di SPBU Kepanjen dalam bentuk listikel lima fakta berdasarkan keterangan resmi kepolisian.
1. Mobil Terbakar Saat Pengisian BBM Malam Hari
Insiden mobil terbakar saat isi BBM di SPBU Kepanjen terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Kendaraan yang terbakar merupakan mobil Suzuki Carry yang sedang mengisi bahan bakar di SPBU Desa Dilem.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menyebut, korban berniat mengisi BBM senilai Rp 250 ribu. Namun saat pengisian mencapai sekitar Rp 200 ribu, api tiba-tiba muncul dari dalam kendaraan.
2. Api Muncul dari Dalam Kendaraan
AKP Bambang Subinajar menjelaskan, api diketahui berasal dari dalam mobil saat proses pengisian BBM berlangsung. Kondisi ini membuat situasi di SPBU sempat mencekam.
“Api diketahui keluar dari dalam mobil saat proses pengisian BBM berlangsung. Korban bersama petugas SPBU dan warga langsung berupaya mendorong kendaraan menjauh dari area pompa,” ujar AKP Bambang.
3. Satu Orang Mengalami Luka Bakar
Akibat mobil terbakar saat isi BBM di SPBU Kepanjen, korban berinisial SM (29), warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak, mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
“Korban mengalami luka bakar dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas AKP Bambang.
4. Polisi dan Damkar Lakukan Penanganan Cepat
Setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110, petugas Polsek Kepanjen bersama piket Reskrim dan Pamapta Polres Malang langsung mendatangi lokasi kejadian.
Berita Terkait
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Jaga Pasokan BBM, Elnusa Petrofin Kerahkan 711 Personel di Medan
-
Kabar Terbaru Stok BBM di Medan, Driver Ojol Klaim Tak Ada Antrean
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
-
Benarkah Kendaraan Menunggak Pajak Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi Pertalite?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa SD
-
Liburan Wisatawan Makassar Berakhir Tragis di Tol Pandaan-Malang: 3 Nyawa Melayang