Riki Chandra
Selasa, 13 Januari 2026 | 14:14 WIB
Rekontruksi pembunuhan wanita Open BO di Malang. [Dok. BeritaJatim]
Baca 10 detik
  •  Rekonstruksi ungkap detail pembunuhan dan kekerasan berulang dalam kasus pembunuhan wanita open BO.

  • Pelaku sempat minta maaf sebelum korban meninggal dunia.
  • Perselisihan pembayaran jadi pemicu tragedi berdarah.

Namun, karena korban belum meninggal dunia dan masih sempat berteriak, pelaku melakukan tindakan lanjutan hingga akhirnya korban tewas.

4. Korban Mengalami Puluhan Luka

Korban diketahui mengalami 13 luka sayat dan 10 luka tusuk di sekitar wajah serta tubuh. Luka-luka tersebut diakibatkan oleh serangan berulang yang dilakukan pelaku.

Fakta luka pada tubuh korban diperagakan secara detail dalam rekonstruksi untuk memperjelas kronologi serta tingkat kekerasan yang terjadi.

5. Pelaku dan Korban Sempat Saling Meminta Maaf

Salah satu fakta mengejutkan yang terungkap adalah pelaku dan korban disebut sempat saling meminta maaf. Momen ini terjadi setelah penusukan dilakukan.

“Jadi terkait dengan korban meminta maaf, mungkin korban menurut dari keterangan tersangka, karena korban meminta uang tapi dikasih HP. Dan tersangka juga meminta maaf kepada korban karena sudah berbuat demikian kepada korban,” ujar Wachid.

6. Motif Dipicu Perselisihan Pembayaran

Kuasa hukum tersangka, Guntur Abdi Putra, mengungkapkan versi kronologi pembelaan. Disebutkan bahwa pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman keras sebelum berhubungan badan.

Perselisihan muncul saat hubungan belum selesai dan korban meminta bayaran. Pelaku berniat membayar dengan handphone karena tidak memiliki uang, namun ditolak oleh korban.

7. Pelaku Kabur dan Ditangkap Polisi

Setelah kejadian, teriakan korban terdengar oleh warga sekitar sehingga massa berdatangan ke lokasi kejadian. Situasi ini membuat pelaku melarikan diri.

Namun upaya kabur tersebut gagal. Pelaku berhasil diamankan oleh tim patroli kepolisian tidak lama setelah kejadian pembunuhan terjadi.

Load More