-
Rekonstruksi ungkap detail pembunuhan dan kekerasan berulang dalam kasus pembunuhan wanita open BO.
- Pelaku sempat minta maaf sebelum korban meninggal dunia.
- Perselisihan pembayaran jadi pemicu tragedi berdarah.
Namun, karena korban belum meninggal dunia dan masih sempat berteriak, pelaku melakukan tindakan lanjutan hingga akhirnya korban tewas.
4. Korban Mengalami Puluhan Luka
Korban diketahui mengalami 13 luka sayat dan 10 luka tusuk di sekitar wajah serta tubuh. Luka-luka tersebut diakibatkan oleh serangan berulang yang dilakukan pelaku.
Fakta luka pada tubuh korban diperagakan secara detail dalam rekonstruksi untuk memperjelas kronologi serta tingkat kekerasan yang terjadi.
5. Pelaku dan Korban Sempat Saling Meminta Maaf
Salah satu fakta mengejutkan yang terungkap adalah pelaku dan korban disebut sempat saling meminta maaf. Momen ini terjadi setelah penusukan dilakukan.
“Jadi terkait dengan korban meminta maaf, mungkin korban menurut dari keterangan tersangka, karena korban meminta uang tapi dikasih HP. Dan tersangka juga meminta maaf kepada korban karena sudah berbuat demikian kepada korban,” ujar Wachid.
6. Motif Dipicu Perselisihan Pembayaran
Kuasa hukum tersangka, Guntur Abdi Putra, mengungkapkan versi kronologi pembelaan. Disebutkan bahwa pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman keras sebelum berhubungan badan.
Perselisihan muncul saat hubungan belum selesai dan korban meminta bayaran. Pelaku berniat membayar dengan handphone karena tidak memiliki uang, namun ditolak oleh korban.
7. Pelaku Kabur dan Ditangkap Polisi
Setelah kejadian, teriakan korban terdengar oleh warga sekitar sehingga massa berdatangan ke lokasi kejadian. Situasi ini membuat pelaku melarikan diri.
Namun upaya kabur tersebut gagal. Pelaku berhasil diamankan oleh tim patroli kepolisian tidak lama setelah kejadian pembunuhan terjadi.
Berita Terkait
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha