SuaraMalang.id - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu Kris Dayanti-Kresna Dewanata Phrosakh mengatakan ingin mengaku punya pendekatan berbeda dalam pembangunan di wilayahnya.
Kris Dayanti-Kresna Dewanata mengaku akan menggunakan skema pembangunan ramah lingkungan untuk melestarikan alam.
Dia mengaku telah menyiapkan 2 program jika terpilih menjadi wali kota. "Kami melakukan penanganan pada persoalan yang ada dengan program kami, yaitu berupa jogo kawasan hijau dan lindungi Batu," kata Kresna saat debat, Kamis (21/11/12024).
Pihaknya akan membangun Kota Batu dengan mengutamakan tata ruang wilayah yang ada. Kresna mencontohkan, pembangunan perumahan harus menyediakan juga ruang terbuka hijau.
Konsep pembangunan ramah lingkungan tersebut akan disosialisasikan dan diedukasikan kepada para investor. Program tersebut bakal diimplementasikan melalui aturan.
"Jangan sampai ada yang melanggar itu, akan ada kompensasi khusus bagi pengembang yang melanggar," katanya.
Pilkada Kota Batu 2024 diikuti tiga pasangan calon, yakni Nurochman-Heli Suyanto, Firhando Gumelar-Rudi, dan Kris Dayanti-Kresna Dewanata Phrosakh.
Masa kampanye pilkada berjalan mulai 25 September hingga 23 November 2024.
Tahapan pemungutan suara Pilkada 2024 berlangsung pada 27 November sedangkan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan suara dimulai pada 27 November hingga 16 Desember 2024. [Antara]
Baca Juga: Firhando Gumelar-Rudi Sampaikan 4 Jurus Jitu Selesaikan Masalah di Kota Batu
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok