Scroll untuk membaca artikel
Baehaqi Almutoif
Sabtu, 09 November 2024 | 20:41 WIB
Pembalap Andy Prayoga mendominasi sesi seeding Indonesian Downhill 2024 di Klemuk Kota Batu, Sabtu (9/11/2024). [Ist]

Hasil positif tersebut menjadi modal penting untuk menjalani babak final, Minggu (10/11/2024) besok. Andy berhak melakukan start paling akhir ( hot seat 1) di kelas Men Elite.

Andy mengaku cukup nekat mengikuti Indonesian Downhill 2024 seri ketiga ini lantaran kondisi fisiknya yang belum 100 persen.

“Meskipun sedang masa recovery karena cedera saat mengikuti seri kedua di Ternadi Park Kudus yang lalu, saya nekat mengikuti seri ketiga di Bukit Klemuk ini karena saya ingin konsisten di podium demi seleksi Pelatnas menuju SEA Games 2025.

Ketenangan dan fokus menjadi kuncinya agar tetap berada di jalur menuju gelar juara umum.

Baca Juga: Debat Pilwali Kota Batu: Rencana Gumelar-Rudi dalam Merawat Kesehatan Mental Warga

“Selain skill dan settingan sepeda, saya juga harus bisa mengontrol emosi. Saya harus bisa tetap tenang dan fokus saat menjalani race besok. Semoga hasil yang saya peroleh besok memuaskan” ujarnya.

Sementara di kategori Women Elite, downhiller asal New Zealand, Jenna Hastings mampu mencetak waktu 2:03.707 dan menjadi yang tercepat di sesi seeding run. Di posisi kedua Ayu Triya Andriana dengan catatan waktu 2:05.392. Sementara Riska Amelia Agustina harus puas di posisi ketiga dengan catatan waktu 2:05.902.

Race Director 76 Indonesian Downhill 2024 Putra Pradana menjelaskan, seri pamungkas ini kian sengit akibat cuaca yang sulit diprediksi. Karakter lintasan Bukit Klemuk yang pendek namun dipenuhi dengan obstacle yang menantang, menuntut para rider untuk ekstra fokus. Supaya meminimalisir kesalahan.

“Trek Bukit Klemuk walaupun pendek tapi obstaclenya cukup menantang, ditambah lagi cuaca musim hujan yang sulit ditebak. Skill rider sangat menentukan hasil catatan waktu mereka. Semoga cuaca besok cerah dan panas sehingga skill dari para rider bisa ditunjukkan dan bisa mencetak catatan waktu yang baik,” ucap Putra Pradana.

Catatan waktu yang ditorehkan para rider saat babak seeding run cukup memuaskan. Meskipun lintasan yang dilalui licin akibat guyuran air hujan, para rider mampu menyelesaikan race dengan baik.

Baca Juga: Batu Anggarkan Rp7,69 Miliar Atasi Darurat Sampah

“Di kategori Men Elite, rider nasional kita tidak kalah dengan rider mancanegara. Terbukti dengan catatan waktu yang berhasil ditorehkan oleh mereka, sehingga dapat menduduki posisi 5 teratas,” imbuh Putra.

Load More