SuaraMalang.id - Pengamat sepak bola, Tommy Welly, yang akrab disapa Towel, mengutarakan keraguan terhadap kebijakan pemanggilan pemain oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terutama terkait pemanggilan M. Rafli, striker Arema.
Menurut Towel, pemanggilan Rafli ke tim nasional untuk laga uji coba kontra Curacao menimbulkan pertanyaan karena Rafli lebih banyak berperan sebagai pemain cadangan dan tidak mencetak gol untuk Arema.
Dalam diskusi di sebuah kanal YouTube, Towel mempertanyakan dasar pemanggilan Rafli oleh Shin Tae-yong, yang menjawab bahwa pemain tersebut telah sering mengikuti pemusatan latihan tim nasional dan memahami apa yang diinginkan oleh pelatih.
Namun, Towel menilai bahwa seharusnya pemanggilan pemain ke tim nasional berdasarkan performa mereka di kompetisi klub, sebuah prinsip yang tampaknya diabaikan dalam kasus ini.
Lebih lanjut, Towel menyinggung tentang perubahan status Iwan Budianto, mertua M. Rafli, yang pada Februari 2023 tidak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Menariknya, setelah perubahan status tersebut, Rafli tidak lagi dipanggil ke tim nasional. Towel menekankan bahwa ia tidak menuduh, tetapi menemukan fakta ini cukup menarik dan menyisakan tanda tanya besar mengenai konsistensi Shin Tae-yong dalam pemilihan pemain berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
Kontroversi ini menyoroti kompleksitas dalam pemilihan pemain untuk tim nasional dan pentingnya transparansi serta kriteria yang jelas dalam proses pemanggilan pemain.
Kebijakan pemanggilan pemain ke tim nasional memang seharusnya berdasarkan performa dan kontribusi mereka di level klub, serta pemahaman mereka terhadap strategi dan taktik yang diinginkan oleh pelatih tim nasional.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga: Bagaimana Cara Widodo C Putro Selesaikan Misi Arema FC Keluar Zona Degradasi?
Berita Terkait
-
Bagaimana Cara Widodo C Putro Selesaikan Misi Arema FC Keluar Zona Degradasi?
-
Minta Dukungan Semua Pihak di Arema FC, Widodo C Putro: Siapalah Lah Saya
-
Karakter Kuat dan Pengalaman Widodo C Putro Diharap Bisa Bangkitkan Arema FC
-
Musim Berat bagi Dua Klub Arema: Terpuruk di Liga dan Berjuang di Zona Degradasi
-
Dominasi Gol Arema Atas RANS Nusantara FC: Dedik Setiawan Pimpin Daftar Pencetak Gol
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya