SuaraMalang.id - Nazril Irham yang lebih dikenal dengan nama Ariel NOAH, kembali membuka lembaran kenangan terkait sejarah terbentuknya band legendaris, Peterpan.
Melalui wawancara eksklusif di kanal YouTube Ferdy ELEMENT, Rabu (18/10/2023), Ariel memaparkan detil yang belum sempat disampaikan oleh Andika.
Menurut Ariel, kisah yang diceritakan Andika sebelumnya terasa kurang lengkap dan berkeinginan untuk menambahkan bagian penting dalam cerita band Peterpan.
Ariel mengungkapkan, "Peterpan sebenarnya memiliki dua versi cerita. Sebagai anak muda Bandung, kami mencari identitas melalui musik."
Baca Juga: Sebelum Peterpan Bubar, Ariel dan Andika Tak Saling Tegur Selama Berbulan-bulan
Mengingat kembali masa lalunya, Ariel menceritakan tentang pertemuan pertamanya dengan Uki saat masih duduk di bangku SMP dan bagaimana mereka sering bermain musik bersama Qibil, yang kini menjadi anggota dari The Changcuters.
Namun, jalinan takdir membawanya bertemu dengan Lukman saat SMA, yang kemudian memperkenalkannya pada Andika dan Indra.
Mereka pun sempat membentuk band dengan nama "1979", namun hanya berlangsung singkat.
Di sisi lain, Ariel juga aktif dalam band lain bersama Uki, Qibil, dan Erik yang sering membawakan lagu-lagu British Pop.
Kisah Peterpan mulai berjalan ketika Ariel dihubungi oleh Andika yang ingin membentuk band dengan fokus manggung di kafe-kafe Bandung.
Baca Juga: Ariel NOAH Bicara Soal Ucapan Andika dan Kontrak Rp6 Miliar di Masa Peterpan
Meski Ariel sudah memiliki band lain, ia tetap menerima tawaran tersebut.
Ariel menambahkan, "Waktu itu, nama Peterpan belum ada. Kami fokus untuk tampil di kafe. Itulah scene musik Bandung saat itu."
Nama 'Peterpan' muncul ketika mereka hendak mengikuti audisi di sebuah kafe di Bandung. Ide nama tersebut datang dari Andika dan mendapat persetujuan dari semua anggota.
Sepanjang perjalanan band Peterpan, mereka mengalami banyak pergantian personel.
Namun, Ariel, Andika, dan Indra menjadi tulang punggung yang tetap konsisten. Setelah itu, Uki bergabung, diikuti Lukman, dan terakhir Reza yang mengisi posisi drummer.
Peterpan, dengan enam personelnya, mulai sering tampil di berbagai kafe selama setahun. Ariel mengenang, "Kami awalnya tampil di Ohara. Setahun, jika tidak salah."
Ariel menegaskan bahwa proses terbentuknya Peterpan bukanlah sesuatu yang instan. Beberapa anggota bergabung setelah dirinya, menciptakan kolaborasi yang kini dikenal sebagai Peterpan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Satu-satunya Momen Ariel NOAH Nangis, Jadi Titik Terlemah dalam Hidupnya
-
Ariel NOAH Tegang Denny Sumargo Singgung Tipis-Tipis Wulan Guritno: Ketahuan Sama Gue
-
Ariel NOAH Mudik Naik Motor, Praz Teguh Pilih Mobil: Lebih Menantang!
-
Sensasi Mudik Ala Ariel NOAH: Tunggangi Motor Unik Bertampang Italia, Harga Setara Honda Brio
-
Panas Ariel NOAH vs Ahmad Dhani soal Royalti, Penyanyi Ini Justru Banjir Pujian
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno
-
Isi Rumah Warga Gondanglegi Malang Ludes, Pelaku Ternyata Orang Terdekat