SuaraMalang.id - Konspirasi mengenai kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso terus bergulir. Salah satunya adalah anggapan bahwa keluarga Jessica berasal dari kalangan konglomerat dan ada perseteruan antar keluarga.
Namun, Otto Hasibuan, pengacara yang membela Jessica, membantah hal tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari kanal YouTube dr. Richard Lee, MARS, Otto Hasibuan mengungkapkan bahwa Jessica Wongso bukanlah berasal dari keluarga berada.
“Jessica tidak berasal dari keluarga mampu, bahkan mungkin tidak juga dari kalangan menengah,” kata Otto Hasibuan, dikutip hari Senin (16/10/2023).
Ketika Hidayat Bostam, perwakilan dari keluarga Jessica Wongso, pertama kali mendekati Otto Hasibuan, mereka dengan jujur menyatakan ketidakmampuan mereka untuk membayar jasa hukum seorang pengacara sekelas Otto.
Dengan penuh empati, Otto memutuskan untuk membantu Jessica tanpa memungut biaya apapun.
“Bostam mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak memiliki dana untuk membayar saya. Namun, setelah mengetahui detail kasus dan merasa bahwa ada banyak ketidakadilan, saya memutuskan untuk membantu tanpa meminta bayaran,” ungkap Otto.
Namun, Otto memiliki satu syarat khusus dalam menangani kasus ini.
Jika di tengah-tengah proses hukum, ia meyakini bahwa Jessica benar-benar bersalah, maka Otto berhak untuk mengundurkan diri dari kasus tersebut.
Baca Juga: Banyak Kejanggalan, Mantan Pengacara Brigadir J Siap Bantu Bebaskan Jessica Wongso
“Saya memberikan syarat bahwa jika saya percaya Jessica adalah pelaku sebenarnya, saya akan mengundurkan diri. Jessica juga harus sepakat dengan keputusan ini,” tambah Otto Hasibuan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Banyak Kejanggalan, Mantan Pengacara Brigadir J Siap Bantu Bebaskan Jessica Wongso
-
Pekerjaan Jessica Wongso di Australia Terungkap: Bukan di Farmasi Tapi Desain Grafis
-
Akui Jessica Wongso Tak ke Cafe Olivier 3 Hari Sebelum Kejadian, Intregitas Prof Eddy Mulai Diragukan Publik
-
Tak Berhubungan dengan Sianida, Terkuak Profesi Asli Jessica Wongso di Australia
-
Bukan Diracun, Sosok Ini Klaim Istri Kedua Ayah Mirna Meninggal karena Serangan Jantung
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan