SuaraMalang.id - Seiring dengan kasus rumah produksi film dewasa yang sedang menggema, nama Siskaeee, bersama Virly Virginia dan Meli 3GP, kembali menjadi sorotan.
Mereka dikenal sebagai sosok yang berada di balik produksi film porno lokal tersebut. Terancam akan dijemput paksa oleh pihak kepolisian karena tidak memenuhi panggilan pertama untuk diperiksa sebagai saksi, mereka kini berada dalam situasi yang mendebarkan.
Namun, di tengah situasi genting ini, Siskaeee tampaknya memilih untuk tetap menjalankan kegiatannya sebagai seorang publik figur. Bahkan, dia terlihat sibuk mempromosikan sejumlah acara yang akan dihadirinya dalam waktu dekat melalui akun Instagram pribadinya.
Pemanggilan kedua oleh kepolisian dijadwalkan pada Selasa, 19 September 2023. Menurut Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, jika ketiganya tidak memenuhi panggilan kedua tanpa alasan yang jelas dan sah, maka pihak kepolisian berhak untuk mengeluarkan surat perintah membawa, atau dengan kata lain, menjemput mereka secara paksa.
Terkait absennya pada panggilan pertama, Siskaeee menjelaskan bahwa ia sedang berada di Kamboja untuk menyelesaikan pekerjaan berdasarkan kontrak yang telah disepakati sebelumnya.
"Saya lagi di Kamboja. Ada ttd kontrak kerja beberapa hari sayang. Tidak ada niat mangkir. Kerja dulu boleh kan," ungkap Siskaeee melalui akun Instagramnya pada tanggal 16 September 2023.
Meski terancam dijemput paksa, Siskaeee tampak tidak terpengaruh dan malah mempromosikan acara yang akan dihadirinya, salah satunya adalah acara yang digelar oleh Stand Up Indo Gowa pada tanggal 23 September 2023, di mana ia akan di-roasting.
Siskaeee bahkan menyebutkan bahwa ia akan berbagi tentang "keresahannya menjadi pembokep UMKM lokal" di acara tersebut.
Selain itu, Siskaeee juga memamerkan kolaborasinya dengan Djawa Pop Project di Solo. Melalui akun Instagram, mereka mengajak netizen untuk menebak apa yang akan mereka lakukan dalam kolaborasi tersebut, yang menurut Siskaeee akan menjadi "sesuatu yang berbahaya".
Situasi ini memunculkan berbagai reaksi dari netizen. Sebagian berharap agar Siskaeee dapat mempertanggungjawabkan tindakannya, sementara yang lainnya justru terkesan dengan keberanian Siskaeee dalam menjalankan acara di tengah kontroversi yang mengelilinginya.
Di tengah kegaduhan ini, kita semua menunggu untuk melihat langkah apa yang akan diambil Siskaeee selanjutnya, dan bagaimana kasus ini akan berkembang di masa mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Polisi Bakal Jemput Paksa Siskaeee Cs Jika Kembali Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan Kasus Produksi Film Porno
-
Siskaeee Mendadak Jadi Sorotan, Terungkap Fakta Menarik Seputar Saksi Kasus 'Film Semi'
-
Siskaeee Lelang Celana Dalam Bekas Dirinya Perform
-
Disumpahi Warganet Masuk Penjara lagi, Siskaeee Jawab dengan Tulisan Menohok
-
Virly Virginia: Aku Nonton 'Film Begituan' Sejak SD...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026