SuaraMalang.id - Richard Lee, dokter kecantikan yang juga pengusaha kosmetik, baru-baru ini mengejutkan publik dengan kerja sama yang dijalinnya dengan beberapa artis wanita yang telah bercerai, termasuk Inara Rusli, Inge Anugrah, dan Lady Nayoan. Hal ini bahkan menyebabkan netizen memberinya julukan "Duta Janda".
Namun, alih-alih merasa terganggu, Richard Lee malah menganggap julukan tersebut sebagai sebuah pujian.
"Aku anggap itu pujian aja dari netizen, artinya netizen menghargai semua usahaku sih," ujar Richard Lee, dikutip hari Senin (7/8/2023).
Di tengah tudingan bahwa ia mungkin mencari kesempatan dalam kesempitan dari situasi artis-artis tersebut, Richard Lee menegaskan bahwa tujuannya murni dan positif.
"Sebenarnya aku nggak ada niat seperti itu, aku murni pengin berkomunikasi aja, ingin menyampaikan pesan ke masyarakat. Dan juga kebetulan mereka datang tutur aku bisa bantuin. Itu aja sih sebenarnya," kata Richard.
Richard Lee menjelaskan bahwa pesan yang ingin disampaikannya adalah untuk membantu membangun citra perempuan menjadi lebih tinggi, terlepas dari status pernikahan mereka.
Dia berusaha untuk menekankan bahwa wanita harus memiliki nilai yang tinggi, harus cantik dan pintar untuk diri sendiri.
"Aku sampaikan ke masyarakat, jadi wanita itu harus punya nilai yang tinggi, harus cantik untuk dirinya sendiri, harus pintar untuk dirinya sendiri, baru kalau semisal dia punya nilai, dia bisa memberikannya ke orang lain," kata Richard.
Dia menambahkan, "Ingat, cinta itu mengalir dari atas ke bawah, jadi yang di atas juga harus diisi airnya. Nah, dengan semua komunikasi itu, aku ingin menyampaikan ke masyarakat melalui cerita-cerita dari mereka semua, baik Inara, Inge ataupun Lady Nayoan."
Baca Juga: Inge Anugrah Akhirnya Buka Mulut soal Alasan Mengerikan Cerai dari Ari Wibowo
Kerja sama ini, sekaligus respons Richard Lee terhadap julukan "Duta Janda," menunjukkan pendekatan yang berbeda dan positif terhadap perempuan yang telah bercerai.
Alih-alih menghakimi atau mengurangi nilai mereka, Richard Lee berusaha untuk mendukung dan mengangkat citra mereka dalam masyarakat.
Ini adalah contoh langka dari seseorang yang menggunakan platformnya untuk memberikan dukungan dan pengakuan kepada perempuan dalam situasi yang sering dikaitkan dengan stigma sosial.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Inge Anugrah Akhirnya Buka Mulut soal Alasan Mengerikan Cerai dari Ari Wibowo
-
5 Potret Inge Anugrah Saat Olahraga yang Bikin Tubuhnya Berotot: Yoga Hingga Naik Gunung!
-
Dari Olahraga Sampai Pergi ke Mall, Ini 5 Potret Inge Anugrah Berpakaian Gaya Sporty
-
Inge Anugrah Sebut Ari Wibowo Tak Bijak Libatkan Anak dalam Masalah Perceraian: Kasihan Sama Kenzo
-
Pengkhianatan? Inge Anugrah Blak-blakan Penyebab Cerai dari Ari Wibowo: Aku Istri Butuh Didengar
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Rahasia Malang Sukses Hapus Praktik Pasung Sejak Tahun 2025
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum